Kediri

Lepas 420 Atlet Kontingen Kediri ke Porprov IX Jatim, Mas Dhito Sarankan Kalau Dicurangi, Jangan Balas

Diterbitkan

-

LEPAS: Mas Dhito saat melepas keberangkatan Kontingen Kediri ke Porprov IX Jatim. (pemkab for memontum)

Memontum Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meminta para kontingen atlet untuk tetap fokus pada setiap pertandingan pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur. Meskipun jika nanti mendapati ada potensi kecurangan, para atlet diminta untuk tetap fokus. Menurutnya, peforma atlet bakal lebih maksimal jika tidak menanggapi intrik yang terjadi.

Hal itu disampaikan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, saat Pelepasan Kontingen Kabupaten Kediri menuju Porprov IX Jawa Timur 2025, di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kamis (19/06/2025) tadi. Mas Dhito mengimbau, agar para atlet terus bermain sportif dan fair. Terlebih, para atlet telah melakukan serangkaian persiapan panjang untuk gelaran olah raga setingkat provinsi tersebut. Sehingga, persiapan yang dilakukan tidak akan terganggu sedikitpun oleh tantangan di arena, termasuk potensi kecurangan.

“Fokus terhadap permainan, kalau dicurangi jangan balas curangi,” tegas Mas Dhito.

Penekanan tersebut bukan tanpa alasan. Dikatakan Mas Dhito, pihaknya kerap mendapat laporan terkait kecurangan. Laporan ini datang dari beberapa cabang olahraga (Cabor) di event serupa beberapa tahun belakangan.

Advertisement

Dengan pengalaman tersebut, Mas Dhito juga meminta kepada KONI Kabupaten Kediri serta pelatih dan jajaran official untuk terus mengawal para atlet sehingga target masuk 5 besar Porprov IX bisa terpenuhi. “Saya doakan dari 420 atlet yang berangkat, minimal setengah atau 75 persennya bisa menyumbangkan medali entah emas, perak ataupun perunggu,” terang Mas Dhito.

Baca juga :

Menanggapi instruksi orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kediri tersebut, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, sudah mengirimkan tim dari pengurus KONI dan Cabor untuk mengawal rangkaian Porprov sejak awal hingga berakhir. Menurutnya, sejak technical meeting, tim ini terus memberikan pengawalan terhadap jalannya Porprov 2025 yang akan digelar di Malang Raya tersebut. Sehingga, kecurangan yang dilakukan bisa diminimalisir.

“Harapannya ketika ada kecurangan bisa diminimalisir (dengan pengawalan tersebut),” ujar Hakim.

Pihaknya menjelaskan, saat ini para atlet dalam kondisi terbaik. Hal ini diketahui dari hasil penggenjotan fisik dan kemampuan melalui Tes Parameter Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang intens selama 3 bulan terakhir.

Advertisement

Sedangkan dari 42 Cabor yang ada, KONI mentargetkan bisa membawa 35 medali emas dengan peluang terbanyak memperoleh medali adalah Cabor Tarung Derajat, Aeromodelling dan Persatuan Olah Raga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi).

Sementara, salah satu atlet Tarung Derajat, Vairus Abadi, menyebutkan pihaknya bersama atlet lain di Cabor ini terus melakukan upaya ekstra dengan berlatih selama tiga bulan terakhir dengan intensitas pagi, sore dan malam.

Pria asal Desa Wonorejo, Kecamatan Wates ini berharap, dengan latihan yang dilakukan bisa membawa hasil yang lebih dari tahun sebelumnya. Dimana pada Porprov 2023, Cabor Tarung Derajat bisa menyumbangkan 11 medali dengan 2 perolehan medali emas. “Harapannya lebih menambah lagi (medali) dari sebelumnya,” ujar Vairus. (kom/pan/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas