Kota Malang
Disdikbud Kota Malang Tegaskan Bus Sekolah Tetap Beroperasi Meski Ada Angkot Gratis Pelajar

Memontum Kota Malang – Rencana Angkutan Kota (Angkot) gratis bagi pelajar di Kota Malang tidak serta-merta menghapus keberadaan bus sekolah milik Pemerintah Daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa armada bus dan kendaraan Elf tetap dibutuhkan, terutama untuk wilayah yang belum terjangkau trayek angkot.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa masih banyak titik sekolah yang tidak dilalui oleh angkutan umum. “Pasti ada titik-titik tertentu yang tidak bisa dijangkau Angkot. Otomatis masih membutuhkan Elf kita,” ucap Suwarjana, Kamis (26/02/2026) tadi.
Menurutnya, keberadaan Angkot gratis justru diharapkan saling melengkapi dengan layanan transportasi sekolah yang sudah ada, bukan menggantikan sepenuhnya. Sebab di beberapa sekolah, seperti SMP Negeri 27 Malang dan SMP Negeri 22 Malang, berada di kawasan yang tidak dilalui trayek Angkot.
Baca juga :
“Begitu juga, ada beberapa Sekolah Dasar di pinggiran kota yang tidak dilewati jalur Angkot. Sehingga, tetap membutuhkan angkutan kami,” katanya.
Karena itu, operasional bus sekolah dan Elf akan tetap berjalan selama layanan angkot belum mampu menjangkau seluruh wilayah.
Saat ini, Disdikbud Kota Malang mengoperasikan total 13 kendaraan untuk layanan antar-jemput pelajar, terdiri dari enam bus sekolah dan tujuh unit Elf. Namun, hingga kini belum ada rencana penambahan armada baru.
“Bus ada enam, Elf tujuh. Total tiga belas. Penambahan belum ada, anggaran kan sekarang berkurang (efisiensi),” imbuhnya. (rsy/sit)











