Kota Malang
Tindak Lanjuti Arahan Kemendagri, Pemkot Malang Siapkan Skema Relokasi PKL

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan akan menyiapkan lokasi relokasi, sebelum melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal itu sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meminta pemerintah daerah mengedepankan solusi sebelum melakukan penegakan aturan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pola tersebut sebenarnya telah diterapkan Pemkot Malang dalam setiap penataan PKL. Salah satunya saat penataan kawasan Pasar Induk Gadang dan Pasar Kebalen, di mana pedagang lebih dahulu disiapkan tempat untuk berjualan.
“Kami rata-rata selalu seperti itu. Contohnya Pasar Gadang dan Kebalen, pedagang sudah kami siapkan tempatnya di pasar. Jadi kalau ada rencana memindahkan PKL, kami sudah menyiapkan alternatif lokasinya,” ujar Wali Kota Wahyu, Jumat (10/07/2026) tadi.
Dikatakannya, nantinya pola serupa juga akan diterapkan dalam penataan PKL di wilayah lain. Dalam hal ini, Pemkot Malang telah menyiapkan skema relokasi agar proses penataan dapat berjalan tertib tanpa menimbulkan persoalan baru bagi para pedagang.
Baca juga :
“Termasuk juga nanti PKL yang ada di sepanjang Kayutangan Heritage akan kita tata lagi. Nantinya kawasan belakang, seperti Majapahit dan Splendid, akan kami kembangkan dan menjadi salah satu lokasi penempatan PKL,” ucapnya.
Meskipun, Wali Kota Wahyu belum merinci jadwal pelaksanaan relokasi tersebut. Namun, dirinya memastikan penataan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan pemerintah daerah.
“Pelaksanaannya bertahap, tetapi kami menuju ke arah sana,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Heru Mulyono, menegaskan bahwa Satpol PP hanya bertugas melakukan edukasi dan penegakan peraturan daerah. Sementara, untuk penyediaan lokasi relokasi menjadi tanggung jawab perangkat daerah yang membidangi.
“Satpol PP bertugas mengedukasi terkait aturan. Soal penyediaan tempat bagi PKL, nanti menjadi tugas perangkat daerah yang ditunjuk oleh Pak Wali Kota,” imbuh Heru. (rsy/sit)










