Pasuruan
Bupati Rusdi Beri Semangat Peserta O2SN Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026

Memontum Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026 di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (04/05/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti hingga guru pendamping dari berbagai kecamatan itu, disambut antusias ratusan siswa sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Pasuruan.
Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sarana pembinaan karakter serta penjaringan talenta olah raga sejak dini. Dalam pelaksanaan itu, ada empat cabang olah raga (Cabor) yang dipertandingkan pada gelaran tahun ini. Diantaranya, meliputi pencak silat, renang, selam dan bulu tangkis.
Sementara empat Cabor tersebut, telah mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di tingkat Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim. “Ini salah satu sarana untuk pembinaan karakter bagi para adik-adik siswa. Kita mencari bibit unggul,” kata Bupati Rusdi.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, mengumumkan ada dua insentif bagi para juara. Selain mendapatkan uang pembinaan, siswa yang berhasil meraih Juara I, II dan III, akan mendapat keistimewaan masuk SMP Negeri tanpa melalui tes.
Baca juga :
Kebijakan tersebut, merupakan hasil kesepakatan yang dibahas bersama Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan serta berlaku sebagai jalur prestasi dalam proses penerimaan peserta didik baru. “Nanti Juara I, II dan III, ada uang pembinaan. Kemudian nanti yang Juara I, II dan III, masuk SMP Negeri tanpa tes,” tambah Bupati.
Masih menurut bupati, sertifikat dan piagam juga akan diberikan kepada seluruh peserta, sebagai bukti partisipasi yang dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi. Dirinya juga berharap, agar para guru pendamping dapat menjalin sinergi dengan pengurus Cabor di daerah, khususnya empat Cabor unggulan tersebut. Sehingga, dapat menjaga kesinambungan pembinaan atlet muda.
Di momen itu, Bupati Rusdi secara khusus juga menekankan pentingnya sportivitas bagi seluruh pihak baik peserta, wasit, maupun panitia. Dirinya mengingatkan, bahwa penilaian harus bersih dari kepentingan apapun demi menghasilkan juara yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Pasuruan.
“Saya tekankan kepada panitia, kepada juri, kepada wasit, kita harus menjunjung sportivitas dan fair play, baik dari pemain ataupun dari pihak panitia. Karena kita mencari bibit-bibit unggul, yang ke depan prestasinya bisa bermanfaat untuk adik-adik sendiri, juga bermanfaat untuk mengangkat nama Kabupaten Pasuruan,” papar bupati. (kom/puj/gie)














