Hukum & Kriminal
Ditinggal Beli Makan Sahur, Rumah Warga Desa Kilensari Situbondo Ludes Terbakar

Memontum Situbondo – Rumah milik Sutikno (32), warga Dusun Tanah Anyar, RT03/RW01, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, ludes dilalap si jago merah, Rabu (13/04/2022) dini hari. Beruntung, dalam kejadian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp 100 juta itu, tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran tersebut berlangsung sekitar pukul 01.15. “Diduga kuat, kebakaran itu terjadi akibat konsleting listrik di salah satu ruangan,” ujarnya.
Puriyono mengungkapkan, saat kobaran api membakar rumah korban, pemilik rumah sedang keluar untuk membeli nasi guna makan sahur. “Di dalam rumah hanya ada keponakan korban atas nama Jesika yang masih berusia 12 tahun,” imbuhnya.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Jesika yang saat itu sedang berada di dalam kamar, tiba-tiba terbangun dari tidurnya katena merasa panas. “Dengan cepat dia keluar rumah lewat cendela untuk menyelamatkan diri,” tambahnya.
Puriyono menyampaikan, kobaran api pertama kali dilihat oleh tetangga korban yakni, Sukap. “Saksi yang melihat kobaran api yang disertai oleh kepulan asap hitam pekat langsung berteriak minta tolong,” tegasnya.
Mendengar teriakan minta tolong itu, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. “Mereka memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas Damkar,” bebernya
Puriyono menerangkan, beberapa menit kemudian 1 unit mobil Damkar milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi kejadian. “Petugas langsung melalukan pemadaman dan pembasahan agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain. Tak berselang lama, api berhasil dijinakkan,” ujarnya. (her/gie)
















