Jember
Internet Gratis untuk Masyarakat dengan EDAMAME

Dilaunching Kapolres Jember
Memontum Jember – Beberapa pelajar di lingkungan pelosok pedesaan di Kabupaten Jember masih belum bisa melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara maksimal. Salah satu kendala terbesar yang dialami para pelajar tersebut adalah keterbatasan biaya untuk membeli kuota internet.
Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono, S.I.K, M.Si. meluncurkan inovasi di tengah masa pandemi yaitu program EDAMAME (Edukasi Kepada Masyarakat Melalui Media Elektronik) dalam rangka mencerdaskan anak bangsa melalui penyediaan layanan Internet gratis untuk masyarakat.
Dihadiri Pejabat Utama Polres Jember, Muspika Arjasa, Kepala Desa, tokoh masyarakat dan 30 perwakilan pelajar setingkat SD dan SMP, acara launching program Edamame digelar di Lokasi Tower Radio Polres Jember di RT 02 RW 09 Dusun Rayap Desa Kemuninglor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, Senin (24/08/2020).

Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono.
Program ini dicanangkan melalui pendekatan muatan lokal sebagai bentuk kepedulian Polres Jember kepada persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. “Program ini bertujuan untuk membantu para pelajar mendapatkan akses internet dalam menunjang kegiatan belajar sekolah online,” ujar AKBP Aris Supriyono.
Namun Kapolres Jember juga mengingatkan para pelajar yang akan memanfaatkan jaringan internet di tempat ini agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Tapi tetap lakukan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan,” tegasnya.
Kepala Dusun Rayap, Ali mengatakan, kendala utama untuk pembelajaran Saring di Desa Kemuning Lor adalah jaringan yang terbatas. “Dengan adanya bantuan internet jalan tol yang cepat akan memudahkan anak-anak di desa kami dalam belajar online, terlebih ini diberikan secara gratis,” ungkapnya.
Sementara itu Yuni (35), wali murid siswi SD MI Desa Kemuning Lor mengaku, jika biaya beli kuota mahal. “Kami merasakan program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, semoga kedepannya dapat dilakukan secara berkelanjutan, terlebih bisa menular ke daerah lain,” harapnya. (tog/mzm)










