Kabar Desa
Kades Saronggi Sumenep Siap Prioritaskan Pengembangan Potensi Wisata Lokal

Memontum Sumenep – Pemerintah Desa Saronggi-Kabupaten Sumenep, punya nahkoda baru yang akan memimpin pemerintahan desa untuk lebih maju dan solid. Sosok tersebut, tidak lain Nintawi, yang kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Saronggi.
Usai dilantik menjadi Kades Saronggi, oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di Pendopo Keraton Agung Sumenep pada Kamis (16/12/2021), Nintawi pun mengaku siap tancap gas untuk melakukan perubahan demi kemajuan desanya. Kades Saronggi, Nintawi, berencana akan membangun desanya lebih maju dan lebih lagi. Salah satu prioritasnya, yakni pengembangan pontensi wisata lokal.
“Ke depan, sektor pariwisata lokal akan kita tingkatkan dan dikembangkan agar menjadi menarik. Sebab, Saronggi (desa, red) punya potensi dan kekayaan pariwisata seperti Wisata Unggulan Kermata. Ini akan dikelola secara profesional guna meningkatkan PAD Desa Saronggi,” terang Kades Saronggi.
Baca juga :
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
- H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang
- Kontribusi Nyata di Bulan Ramadan, BRI Regional 13 Malang Gelar Aksi Berbagi Bahagia
Untuk mewujudkan agenda visionernya itu, Nintawi akan mencoba membenahi sektor internal birokrasi pemerintahan desanya terlebih dahulu. Salah satunya, dengan kegiatan bersih-bersih desa.
“Kami akan jaga semangat, kekompakan dan kerja sama aparat desa untuk saling menyukseskan program-program ke depan. Hari ini, kita mulai dengan bersih-bersih kantor balai desa,” paparnya.
Menurutnya, balai desa menjadi tempat sentral, karena menjadi tempat berkumpul semua. Ketika balai desa bersih, aparat desa dan masyarakat bakal betah tinggal dan saat mengurus kebutuhan di balai desa.
“Ketika kebutuhan masyarakat terlayani, maka desa bisa maju dengan adanya kekompakan aparatur desanya. Desa maju, masyarakat bakal makmur,” terangnya. (dan/edo/sit)
















