Kabar Desa
Meriahkan Kemerdekaan, Perawat dan Dokter RSUD Besuki Situbondo Kenakan Pakaian Tradisional dan ala Pejuang

Memontum Situbondo – Pemandangan beda terlihat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki Kabupaten Situbondo, Rabu (17/08/2022) tadi. Dalam memeriahkan kemerdekaan RI, perawat dan dokter yang melayani pasien menggunakan pakaian tradisional atau kebaya untuk perempaun dan ala pejuang.
“Kami sengaja mewajibkan seluruh dokter, perawat dan staf mengenakan pakaian tradisional atau ala pejuang, dengan tujuan untuk menggugah kembali seluruh dokter, perawat dan staf RSUD Besuki, untuk mengenang jasa para pejuang yang telah merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah,” kata Direktur Rumah Sakit Besuki, dr H Imam Hariyono.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Lebih lanjut Imam Hariyono mengatakan, dengan mengenakan pakai tradisional atau pejuang, diharapkan bisa memotivasi seluruh dokter, perawat dan staf, dalam memberikan mutu peningkatan pelayanan kesehatan terhadap pasien di RSUD Besuki. “Saya juga berharap, para dokter, perawat dan staf dalam melayani kesembuhan pasien mempunyai semangat juang seperti para pejuang ketika merebut Kemerdekaan Republik Indonesia ini,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Imam Hariyono juga menjelaskan, sebagai penerus bangsa, sudah wajib mengenang jasa-jasa para pejuang Kemerdekaan Repubik Indonesia. Termasuk, mensuritauladani jiwa kepahlawanan pahlawan. (her/sit)
















