Kabupaten Malang

Pasangan Ladub Batal Deklarasi

Diterbitkan

-

Poster pasangan bakal calon Bupati Malang Nyai Lathifah Sohib dan Didik Budi Muljono (Ladub). (memo x/sur)

Memontum Malang – Pasangan bakal calon Bupati Malang dari PKB, Nyai Lathifah Sohib dan -Didik Budi Muljono (Ladub) batal menggelar deklrasi,sedianya berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Ulum 2, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang Rabu (2/9/2020) kemarin.

Pembalatan deklrasi pasangan Ladub sesuai keputusan rapat bersama DPP, DPW dan DPC PKB Kabupaten Malang dengan Tim Ladub. “Deklarasi itu disepakati ditiadakan dengan beberapa pertimpangan,” terang Ketua Dewan Syuro DPC PKB Drs.KH.Hamim Kholili Rabu (2/9/2020) kemarin.

Tambahnya pertimbangan itu meliputi beberapa hal. Seperti,curva penularan Covid 19 semakin tinggi secara nasional termasuk di Malang yang pada pekan ini dari orange naik menjadi merah.

Selanjutnya juga penyerahan rekomendasi pasangan Ladub yang dilaksanakan di kantor DPC PKB Kabupaten Malang beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh seluruh pengurus DPC, DPAC beserta banom PKB, dianggap sebagai deklarasi pasangan Malang Bangkit Ladub.

Advertisement

“Tim Ladub sangat memperhatikan dan perduli dengan perotokol kesehatan tidak menginginkan terjadi penularan dan klaster baru dalam deklarasi,mengingat saat deklarasi Madep Mantep Manetep 2014 lalu Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 2 Putukrejo Gondanglegi Malang, yang hanya dihadiri oleh Ketua DPW PKB massa yang hadir pada saat itu membeludak sampai 2000 orang,” urai sosok yang akrab disapa Gus Hamim.

Ditempat terpisah, Bakal Calon Perseorangan (Bapaslon) Heri Cahyono dan Gunandi Handoko/ Malang Jejeg melaporkan Komisioner KPU Kabupaten Malang ke Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP).

Dasar dari pelaporan komisioner KPU beserta jajarannya karena pihak Malang jejeg menganggap dalam proses verifikasi berkas data yang dilakukan oleh KPU tidak berlangsung secara profesional.

“Pada (10/8) KPU merubah data verfak administrasi yang sebelumnya sebanyak 93 ribu kemudian diturunkan menjadi 84 ribu kemudian pada (11/8) KPU mengeluarkan surat untuk jumlah data yang lolos sebanyak 93 ribu” ungkap Ketua Tim Kampanye Malang jejeg Soetopo. (sur/cw3/man)

Advertisement
Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas