Kota Malang
Pemkot Malang Tunggu Data Resmi dari KONI Jatim untuk Pencairan Bonus Atlet Porprov 2025

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang tengah memproses pencairan bonus bagi para atlet yang telah berlaga dalam ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Anggaran itu, sebesar total Rp 12 miliar, yang telah disiapkan melalui APBD 2025.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa untuk pencairan masih menunggu kepastian data resmi perolehan medali dari Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. “Bonus Porprov sedang dalam proses administrasi. Karena ini masih berproses, sehingga kita belum tahu pasti jumlah medali emas, perak dan perunggunya. Kalau diajukan lebih dahulu tapi datanya berubah, justru prosesnya bisa lebih panjang. Jadi, kami menunggu surat resmi dari KONI Jatim,” jelas Wali Kota Wahyu, Sabtu (19/07/2025) tadi.
Kemudian, dikatakannya bahwa setelah data medali dikonfirmasi, Pemkot Malang akan menghitung besaran bonus dan segera mengajukan pencairannya. Langkah itu, diambil agar penggunaan anggaran benar-benar akurat dan tidak menimbulkan kendala administratif di kemudian hari.
Baca juga :
“Anggarannya aman dan sudah tersedia di APBD. Totalnya sekitar Rp 12 miliar, untuk tiga kategori, mulai medali emas, perak dan perunggu,” katanya.
Wali Kota Wahyu juga menegaskan, mengenai komitmen Pemkot Malang dalam memberikan apresiasi setimpal kepada para atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Malang dalam ajang olah raga tingkat provinsi tersebut. “Kita sangat menghargai perjuangan para atlet. Begitu proses administrasi dan datanya tuntas, bonus akan segera disalurkan,” tegasnya.
Sebagai informasi, Kota Malang turut ambil bagian dalam Porprov Jatim 2025 dengan mengirimkan 1.375 atlet dari berbagai cabang olah raga. Perolehan medali dari kontingen Kota Malang menjadi salah satu kebanggaan tersendiri dalam kompetisi bergengsi tersebut. (pro/rsy/sit)











