Kabupaten Malang
Tebing Setinggi 60 Meter Longsor Menimpa Truk Pengangkut Pupuk di Ngajum Malang, Akses Jalan Dua Desa Terhenti

Memontum Malang – Musibah longsor sebuah tebing tinggi sekitar 60 meter di Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, mengakibatkan satu unit truk pengangkut pupuk, menjadi sasaran limpahan matrial, Sabtu (28/11/2021) malam.
Akibatnya, sejak kejadian hingga Minggu (28/11/2021) ini, petugas masih berusaha membuka jalur alternatif yang menghubungkan jalan antara dua desa. Yakni, Desa Banjarsari dengan Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum.
“Tebing yang longsor tingginya sekitar 60 meter dan menimpa truk milik warga Desa Kranggan, yang saat itu tengah melintas,” jelas Kapolsek Ngajum, Iptu Ronny Margas, saat dikonfirmasi, Minggu (28/11/2021) pagi.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Ronny menuturkan, kejadian longsor di wilayahnya ini, sudah terjadi untuk kesekian kalinya. Salah satu sebab, akibat cuaca buruk, pada Sabtu malam.
“Alhamdulillah, supirnya selamat. Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material berupa satu unit truk yang tertimpa longsoran,” ungkap Ronny.
Ronny menghimbau, agar seluruh warga yang hendak melintasi lokasi longsoran, agar mencari jalur alternatif lain. “Sampai saat ini kita masih melaksanakan pembersihan material longsor,” tuturnya.
Lebih lanjut mantan Kanit Tipidum Satreskrim Polres Malang ini berpesan, agar kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati saat berkendara di waktu hujan. Utamanya, saat melintasi jalan Desa Kranggan menuju Desa Banjarsari atau sebaliknya. Karena, sudah dua kali terjadi tanah longsor dan rawan terjadi longsor susulan. (hms/sit)











