Hukum & Kriminal
Tertembak Peluru Senapan Angin, Seorang Balita di Trenggalek Nyaris Meregang Nyawa

Memontum Trenggalek – Seorang Balita perempuan berinisial KA (5), di Kecamatan Durenan, Trenggalek, dilaporkan tertembak peluru senapan angin saat tengah bermain di rumah neneknya. Akibat peluru yang keluar dari senapan angin milik pamannya dan bersarang di kepala sang bocah, membuat korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Kepala Desa Kamulan, Masruri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kejadiannya, Jumat (30/12/2022). Saat itu, korban bersama kakak dan dua temannya, bermain bola di dalam rumah neneknya. Saat bermain, bola tersebut tersangkut di atas lemari. Sehingga sang kakak berusaha mengambil bola tersebut dengan senapan angin yang ada di atas lemari,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/01/2023) siang.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Namun naas, belum berhasil mengambil bola, kakak korban terjatuh dengan membawa senapan angin itu. Sampai akhirnya, peluru yang ada di dalamnya tertembak dan mengenai kepala korban. “Setelah tertembak korban mencoba berjalan dengan tersyeyok-seyok dan minta tolong kepada neneknya yang saat itu sedang tidur di atas kursi,” terang Masruri.
Melihat cucunya minta tolong, nenek korban langsung menghampirinya. Namun setelah melihat kepala cucunya mengeluarkan darah, sang nenek histeris dan meminta tolong. Sebelumnya korban dilarikan ke RS dr Iskak Tulungagung. Namun, sesampainya di rumah sakit tersebut, korban dirujuk lagi ke RS Saiful Anwar Malang. “Sudah dioperasi 2 hari setelahnya, namun sampai sekarang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Alhamdulillah, informasinya kondisi korban berangsur membaik,” ujarnya. (mil/gie)
















