Kota Malang
Wali Kota Malang Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Aman Terkendali

Memontum Kota Malang – Menjelang Idul Adha 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dalam kondisi aman dan terkendali. Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Rabu (04/06/2025) tadi.
Pria yang kerap disapa Wahyu, menyampaikan bahwa dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang bulan Mei 2025 lalu harga bahan pokok relatif turun. Hanya saja beberapa komoditas yang mengalami peningkatan.
“Stok bahan pokok tersedia dan harga sudah relatif normal. Berdasarkan data BPS saat rilis kemarin itu, harga-harga cenderung turun. Kemarin memang ada keluhan soal harga tomat, tapi menurut laporan Kadiskopindag, sekarang sudah kembali normal,” kata Wali Kota Wahyu.
Dirinya juga menambahkan, baik pedagang maupun pembeli menyambut kondisi pasar saat ini dengan positif. “Pedagang semangat karena ada kenaikan harga yang wajar. Pembeli pun tidak mengeluh, karena harga masih dalam batas normal,” tambahnya.
Terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG, Wali Kota Wahyu memastikan bahwa stok mencukupi. “Dari laporan kemarin, stok BBM dan LPG tersedia seperti halnya saat Idulfitri lalu. Beberapa titik distribusi sudah mengantisipasi kemungkinan lonjakan permintaan,” ujar Wali Kota Wahyu.
Baca juga :
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, memaparkan rincian perkembangan harga beberapa komoditas. Menurutnya, kenaikan harga masih dalam batas wajar dan bersifat sementara.
“Cabai merah besar naik dari Rp 23 ribu menjadi Rp 35 ribu perkilogram perawal Juni. Cabai rawit merah juga naik dari Rp 21 ribu menjadi Rp 30 ribu perkilogram,” kata Eko.
Untuk telur ayam ras, lanjutnya, harganya naik tipis dari Rp 24 ribu menjadi Rp 24.500 perkilogram. Sementara itu, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga yang signifikan, seperti bawang putih dari Rp 38 ribu menjadi Rp 30 ribu perkilogram dan bawang merah dari Rp 38 ribu menjadi Rp 25 ribu perkilogram.
“Secara umum, harga cenderung stabil dan terkendali. Tidak ada lonjakan signifikan. Bahkan daging sapi dan sayur-mayur relatif aman. Kenaikan harga yang ada pun diprediksi hanya berlangsung sampai Idul Adha, setelah itu akan kembali turun,” imbuh Eko. (rsy/sit)










