Kota Malang

Wujud Komitmen Putus Rantai Kemiskinan, Kota Malang Siap Jalankan Sekolah Rakyat

Diterbitkan

-

SR: Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, bersama dengan jajaran perangkat daerah Kota Malang, saat menghadiri Desk Sekolah Rakyat (SR) yang digelar Kementerian Sosial di Jakarta. (ist)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sebagaimana diketahui, bahwa program tersebut ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, sekaligus menjadi langkah konkret dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Sebagai bagian dari persiapan, tim Pemkot Malang yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, bersama jajaran perangkat daerah, menghadiri Desk Sekolah Rakyat yang digelar Kementerian Sosial di Jakarta, Selasa (22/04/2025) tadi. Forum tersebut, menjadi ajang koordinasi dan klarifikasi teknis kesiapan daerah dalam mengimplementasikan program SR.

“Pemkot Malang sangat berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam program prioritas dari Presiden Prabowo. Kami sudah melalui sejumlah tahapan, mulai dari identifikasi lokasi, kesiapan bangunan hingga verifikasi calon peserta didik,” kata Sekda Erik, Rabu (23/04/2025) tadi.

Baca juga :

Advertisement

Kemudian, ditambahkannya bahwa Kota Malang memiliki lahan sekitar 8.000 meter persegi yang telah dilengkapi bangunan eksisting. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, laboratorium, sarana olahraga, serta rumah susun yang siap difungsikan sebagai asrama. Konsep tersebut dinilai selaras dengan model boarding school yang diusung Sekolah Rakyat.

Proses verifikasi calon siswa, pun juga tengah dirampungkan. Bahkan, Sekda Erik menyebut, verifikasi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya pada kelompok masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan desil 2.

“Saat ini kami sedang dalam tahap finalisasi. Kami memverifikasi calon murid dari data DTKS dan menyiapkan sejumlah rombongan belajar, termasuk tenaga pengajar dan staf pendukung,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat akan memperkuat visi Kota Malang dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. “Ini adalah peluang emas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas. Dengan program ini, hak pendidikan anak Indonesia bisa lebih terjamin,” tegas Wali Kota Wahyu. (pro/rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas