Lumajang
100 Orang Pelaku Usaha Ultra Mikro Lumajang Diberi Bantuan Gubernur Khofifah

Memontum Lumajang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan bantuan zakat produktif untuk modal usaha, kepada pelaku usaha ultra mikro bertempat di Kantor UPT PPD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim Kabupaten Lumajang, Jumat (11/02/2022).
Gubernur berharap, zakat produktif yang disalurkan senilai Rp 500 ribu tersebut dapat memberikan manfaat baik untuk menambah dan mengembangkan usahanya. Supaya, tidak sampai meminjam uang ke rentenir.
“Saya berharap, ini bisa memotong mata rantai rentenir di masyarakat Lumajang,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengungkapkan bahwa dirinya berterima kasih kepada Gubernur Jatim, yang telah berkenan melaksanakan penyerahan batuan pada masyarakat penerima zakat produktif yang dikonsulidasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BUMD.
Baca juga:
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Lumajang. “Gubernur Jawa Timur yang telah beberapa kali hadir di Kabupaten Lumajang untuk memberikan langkah nyata, untuk seluruh persoalan di Jawa Timur, khususnya di Lumajang,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jatim, Iwan, menjelaskan bahwa pembagian zakat produktif dari Badan Usaha Milik Daerah di Kabupaten Lumajang, sebanyak 100 orang pelaku usaha mikro. Dirinya berharap, dengan kegiatan pemberian zakat tersebut kinerja BUMD Pemprov Jatim kedepannya semakin baik
“Selalu sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terutama dalam meningkatkan dan memulihkan perekonomian bagi para pelaku usaha ultra mikro,” harapnya. (kom/adi/sit)
















