Jombang
366 KPM Desa Galengdowo Jombang Mulai Menerima BPNT

Memontum Jombang – Pemerintah Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, melaksanakan pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang dilakukan oleh Petugas dari Kantor PT Pos Indonesia. Kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung di Kantor Balai Desa Galengdowo itu, dipantau langsung oleh Kepala Desa Galengdowo.
Kepala Desa Galengdowo, Wartomo, menjelaskan bahwa penyerahan BPNT dilakukan untuk KPM (kelompok penerima manfaat) di tahun 2022. “Penyerahan BPNT berupa uang tunai di rapel Januari, Februari serta Maret. Sehingga, setiap Keluarga Penerima Manfaat mendapatkan sebesar Rp 600 ribu, tanpa ada potongan apapun,” ujarnya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Dorong Pengadaan CCTV Lingkungan Lewat Program RT Berkelas
- 85 Ponpes di Kota Malang Sudah Berizin, Kesra Perkuat Edukasi Pesantren Ramah Anak
- Peringatan HLUN 2026 Kabupaten Jember, Wujud Apresiasi Nyata untuk Lansia
- Pastikan SPMB Jalur Domisili Akurat, Disdikbud Kota Malang Persilakan Aduan Jika Ada Kejanggalan
- Respon Perizinan hingga Bangunan, Pengembang Aston Sigura-gura Klaim Tak Langgar Aturan
Ditambahkannya, adanya perubahan data, tidak hanya di Galengdowo. Namun, mungkin di desa dan kecamatan lainnya, juga mengalami adanya masyarakat yang seharusnya tidak layak menerima bantuan, tetapi mendapatkan bantuan. “Hal ini bukan kesalahan dari Pemdes. Sebab, Pemdes sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menyeleksi siapa yang layak. Kedepanya, Pemdes Galengdowo akan melakukan koordinasi dengan pendamping serta Dinas Sosial, bahwa data penerima harus valid agar tepat sasaran sebab bantuan diperuntukkan bagi yang kurang mampu,” tuturnya.
Total penerima BPNT di Desa Galengdowo, ada sebanyak 366 KPM yang terbagi dalam beberapa gelombang. Yaitu, gelombang pertama sebanyak 146 KPM, gelombang kedua sebanyak 136 KPM serta ada tambahan KPM susulan sebanyak 84 KPM.
Kepala Desa Galengdowo juga menghimbau, kepada masyarakat agar uang tersebut bisa digunakan untuk membeli sembako. Sebab, bantuan ini awalnya untuk kebutuhan pangan. (azl/sit)
















