Bangkalan
40 SD di Bakalan Bakal Dimerger Karena Minim Siswa

Memontum Bangkalan – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan akan menggabung 40 lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD). Langkah ini dilakukan, karena puluhan sekolah tersebut memiliki murid kurang dari 60 siswa.
Sekretaris Disdik Bangkalan, Zainul Qomar, mengatakan bahwa berdasarkan pengajuan dari Korwil, ada sekitar 40 SD Negeri, yang perlu digabung. Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hal ajuan itu. Diantaranya, karena minimnya siswa dalam sekolah.
Baca Juga:
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Kemudian, sekolah SD itu berada di satu halaman dengan sekolah lain,” katanya, Kamis (08/04).
Selain faktor minimnya kuota siswa, Zainul Qomar menyampaikan, faktor populasi penduduk dalam lingkungan tersebut, juga berkurang menjadi penyebab. Sehingga, mengakibatkan SD tersebut tidak diminati atau sepi. Kemudian, faktor lainnya karena banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya ke lembaga swasta berbasis agama.
“Karena kadang di masyarakat itu banyak yang religius. Sehingga, mereka menyekolahkan anaknya ke lembaga swasta agamis. Ini juga menjadi faktor, makanya saat ini ke 40 sekolah tersebut masih menunggu Surat Keputusan (SK),” jelasnya. (kom/lia/sit)
















