Bondowoso
Plengsengan Sepanjang 35 Meter di Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon Bondowoso Ambles

Memontum Bondowoso – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso, mengakibatkan plengsengan atau dinding penahan di sisi Barat Jembatan Ki Ronggo di Desa Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, longsor, Jumat (24/03/2023) sekitar pukul 15.30. Plengsengan setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 35 meter dan lebar 6 meter, pun ambles ke bagian dasar sungai.
Beruntung, dalam kejadian itu diinformasikan tidak ada korban jiwa. Meskipun, lokasi itu biasa digunakan untuk parkir kendaraan untuk pengunjung yang ingin membeli aneka kuliner untuk persiapan berbuka.
“Longsor ges,” kata seseorang warga yang mengabadikan kejadian longsor.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Dadan Kurniawan, saat dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, terjadi longsor di plesengan Jembatan Ki Ronggo. Longsoran terjadi di saat intensitas hujan tinggi,” kata Dadan Kurniawan.
Sebagai antisipasi, pihaknya turun dan meninjau lokasi. Sementara dari informasi yang beredar, bahwa parkiran di sisi barat jembatan atau sebelah utara ini, ternyata sudah terdeteksi sejak 2019 lalu. Saat itu, kondisi paving di pinggir tebing mulai miring dan ada sebagian tanah yang sudah ambles. Namun, sejak 2019 lalu hingga saat ini belum ada perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (zen/gie)
















