Pasuruan

Gubernur Jatim Resmikan RSNU Pasuruan

Diterbitkan

-

RESMI: Prosesi peresmian yang dilakukan di Gubernur Jatim. (pemkab for memontum)

Memontum Pasuruan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan, Senin (26/01/2026) tadi. Hadirnya infrastruktur kesehatan tersebut, diproyeksikan mampu melayani kebutuhan medis warga hingga ke pelosok desa di Kabupaten Pasuruan.

Prosesi peresmian sendiri, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan untaian bunga melati yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Kyai Kikin, Wakil Bupati Pasuruan, KH Shobih Asrori, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Pasuruan, Aida Fitraiti, serta Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan kehadiran fasilitas kesehatan baru ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pengobatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. “Peresmian RSNU Pasuruan ini jadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan layanan medis di satu wilayah, dalam hal ini Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Gubernur Khofifah juga menegaskan, bahwa standar layanan kesehatan yang mumpuni harus dapat dinikmati oleh warga tanpa adanya sekat ekonomi. “Harapannya adalah cakupan layanan kesehatan berkualitas itu makin merata, makin bisa terjangkau dan dijangkau masyarakat,” ujar Gubernur Khofifah.

Advertisement

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa operasional rumah sakit ini merupakan perwujudan cita-cita lama para sesepuh organisasi. Melalui fasilitas yang ada, diharapkan menjadi pusat penyembuhan yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.

Baca juga :

Ditambahkannya, meskipun baru memulai operasional, manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan fasilitas dan layanan secara bertahap. “Semoga dengan dibukanya rumah sakit ini seluruh warga yang dirawat bisa sembuh,” jelas ulama yang akrab disapa Gus Ipong.

Pembangunan gedung medis sendiri, menyerap total investasi yang cukup besar, yakni mencapai angka Rp 70 miliar. Anggaran tersebut, difokuskan pada konstruksi fisik bangunan utama serta pengadaan berbagai alat kesehatan dengan teknologi modern.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan sendiri turut memberikan dukungan finansial melalui alokasi dana APBD senilai Rp 10 miliar, untuk menyukseskan proyek ini. Sinergi anggaran tersebut, membuktikan adanya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat di sektor pelayanan publik.

Advertisement

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, yang turut hadir dalam pelaksanaan itu mengapresiasi bantuan stimulan dari Pemerintah Provinsi Jatim, serta kontribusi dari berbagai pihak swasta maupun pribadi. Dirinya menilai, kerja sama lintas sektoral merupakan kunci utama di balik keberhasilan pembangunan RSNU Pasuruan.

Gus Shobih-sapaan Wabup juga mengingatkan, bahwa jaminan kesehatan merupakan kewajiban pemerintah yang harus dikerjakan secara sinergis dan berkelanjutan. “Kesehatan itu harus diperhatikan oleh pemerintah, mulai dari pemerintah provinsi sampai Kabupaten Pasuruan,” tegasnya. (kom/pas/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas