Kota Malang

Program Nasional Aksi Guyur Cabai di Kota Malang Mampu Tekan Harga hingga di Angka Rp 70 Ribu

Diterbitkan

-

CABAI: Penjual cabai rawit yang ada di Pasar Gadang Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Harga cabai rawit di Kota Malang mulai menunjukkan tren penurunan setelah sempat menyentuh Rp 100 ribu perkilogram. Kini, di sejumlah pasar tradisional, harga bergerak di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu perkilogram, tergantung jenis dan kualitasnya.

Penurunan harga tersebut, tidak lepas dari program nasional Aksi Guyur Cabai, yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan). Program tersebut, berlangsung selama dua minggu mulai 20 Februari 2026, dengan skema distribusi dari daerah surplus ke wilayah yang mengalami defisit cabai.

“Setelah Aksi Guyur Cabai berjalan, intervensi distribusi di pasaran mulai berdampak pada stabilitas harga. Karena stok sudah mulai banyak di pasaran,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Diskopindag Kota Malang, Luh Putu Eka, Jumat (27/02/2026) tadi.

Di pasaran, harga cabai rawit ori yang dikenal memiliki kualitas lebih baik dan biasanya lebih mahal, terpantau turun hingga Rp 85 ribu di tingkat kulakan. Sementara di pasar eceran, harga bervariasi antara Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu perkilogram.

Advertisement

Baca juga :

“Cabai rawit ini beda jenis, beda harga,” katanya.

Sementara, harga ayam potong di pasaran tercatat turun dari yang sebelumnya Rp 40 ribu perkilogram, menjadi Rp 38 hingga Rp 39 ribu. Untuk komoditas lainnya, seperti telur Rp 30 ribu, sedangkan tomat dan sayuran masih tetap stabil.

“Kalau sayur relatif aman dan stabil. Tidak ada kenaikan signifikan,” ucapnya.

Advertisement

Meski harga mulai melandai, Diskopindag Kota Malang tetap menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kembali. Salah satunya melalui operasi pasar atau pasar murah yang direncanakan digelar awal Maret 2026.

“Kita melihat perkembangan harga cabai dulu. Kalau masih tinggi, kemungkinan cabai juga masuk dalam komoditas pasar murah,” imbuh Eka. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas