Kota Batu

Dewanti akan Terapkan TP4D Kemenag di Pemkot Batu

Diterbitkan

-

Dewanti saat meresmikan KUA Bumiaji

Memontum Kota Batu—Walikota Batu Dewanti Rumpoko berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa meniru Kementerian Agama (Kemenag) Batu yang melaksanakan program Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dalam pembangunan Aula dan KUA Bumiaji.

Hal tersebut disampaikan oleh Dewanti dalam sambutan usai meresmikan penggunaan KUA Bumiaji hari ini, Selasa (30/1/2018) di Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji.

Menurut Dewanti, dengan adanya program TP4D dengan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) bisa meminimalisir hal yang tidak diinginkan. Terbukti, pembangunan aula yang dimulai sejak bulan Juli-Desember 2017 dengan anggaran sekitar Rp 800 juta mampu maksimalkan anggaran pembangunan gedung berlantai dua ini.


“Lebih baik gontok-gontokan di awal dari pada ramai di belakang. Biar seluruh pekerjaan tidak terjerat kasus korupsi dengan adanya TP4D pasti ada pencegahan dan memaksimalkan hasil sebuah pekerjaan fisik, ” terang politisi PDI-P ini.

Tentunya, sudah hal biasa diawal proses adu argument karena etos pemikiran yang berbeda. Namun dari adu argument bisa menyelaraskan pemikiran untuk menjalankan program.

Advertisement

” Ini adalah salah satu contoh bukti saling mendukung, mengingatkan dan menjaga,” ungkap Dewanti.

Makanya, Dewanti berharap nanti dilingkup Pemkot Batu bisa meniru Kemenag Batu dengan melakukan pendampingan TP4D bekerjsama dengan Kejaksaan Negeri Batu.

“Kedepan saya akan berkoordinasi dengan pihak kejari untuk bekerjasama menjalin komunikasi dalam pencegahan tindak pidana korupsi dengan pendampingan TP4D diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu, ” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kejari Batu Nur Chusniah menjelaskan dengan TP4D diharapkan pelaksanaan pembangunan sebuah proyek berjalan sebagaimana mestinya. Bukan berarti dengan TP4D, akan ada sebuah kelonggaran, malah akan memperketat pengawasan dari pertama perencanaan sampai rampungnya pembangunan.

Advertisement

“Melalui TP4D APH bisa memonitor dan mengawasi proyek yang dilaksanakan sesuai koridor hukum yang sudah ditetapkan, ” paparnya.
Keberhasilan pembangunan diukur dalam pemenuhan prosedur sesuai on the track,l. Fungsi jaksa sebagai pencegah dan penindakan. Namun kami tetap mengutamakan pencegahan yang tergabung dalam TP4D sesuai nawa cita President,” pungkasnya. (lih/yan)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas