Kota Malang
Libur Panjang, Okupansi Hotel di Kota Malang Capai 70 Persen

Memontum Kota Malang – Tingkat hunian hotel di Kota Malang selama libur panjang, menunjukkan tren positif. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang mencatat, rata-rata okupansi hotel mencapai sekitar 70 persen.
Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan bahwa angka tersebut merupakan capaian rata-rata seluruh hotel di Kota Malang. Mulai dari hotel melati hingga hotel berbintang lima.
“Rata-rata okupansi di Kota Malang ada di kisaran 70 persen. Angka itu sudah cukup bagus,” ujar Agoes, Sabtu (16/05/2026) tadi.
Menurutnya, mayoritas tamu hotel masih didominasi wisatawan nusantara. Meski begitu, sejumlah wisatawan mancanegara juga tercatat menginap di beberapa hotel selama periode libur panjang saat ini.
Baca juga :
Agoes menyebut, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kota Malang yang terus berupaya bangkit dan berinovasi. “Kami di PHRI selalu berupaya tetap optimis dan terus berkreasi agar tingkat hunian bisa meningkat,” katanya.
Meskipun rata-rata okupansi berada di angka 70 persen, namun menurutnya beberapa hotel juga mencatat adanya tingkat hunian yang jauh lebih tinggi. “Ada beberapa hotel yang okupansinya mencapai 90 persen, bahkan sampai 100 persen,” ucapnya.
Ke depan, PHRI berharap kondisi Kota Malang semakin kondusif sehingga mampu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan. Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama peningkatan sektor pariwisata.
“Harapannya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat semakin kuat agar pariwisata Kota Malang terus berkembang,” imbuhnya. (rsy/sit)











