Kota Malang

Penumpang Stasiun Malang Naik 8 Persen selama Libur Sekolah, KAI Siapkan 5.784 Kursi Perhari

Diterbitkan

-

STASIUN: Kondisi Stasiun KAI Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Memasuki masa libur sekolah, mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api mengalami peningkatan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat volume penumpang harian di Stasiun Malang naik sekitar 8 persen, dari rata-rata 5.231 penumpang menjadi 5.660 penumpang perhari.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan bahwa peningkatan tersebut terjadi pada penumpang yang datang maupun berangkat melalui Stasiun Malang selama periode libur sekolah. “Pada masa libur sekolah ini volume penumpang per hari di Stasiun Malang, baik kedatangan maupun keberangkatan mencapai 5.660 orang atau meningkat sebesar 8 persen dibandingkan hari biasa,” ujar Mahendro, Sabtu (27/06/2026) tadi.

Dari total 5.660 penumpang tersebut, sebanyak 3.144 orang merupakan penumpang keberangkatan dan 2.516 orang penumpang kedatangan. Sementara pada hari normal, rata-rata penumpang keberangkatan mencapai 2.375 orang dan penumpang kedatangan sebanyak 2.097 orang per hari

“Ada sejumlah kota tujuan favorit selama libur sekolah, diantaranta menuju Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember, hingga Ketapang, Banyuwangi,” katanya.

Advertisement

Baca juga :

Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan kapasitas 5.784 tempat duduk dengan 12 perjalanan kereta api dari Stasiun Malang setiap harinya.

Selain menambah kapasitas layanan, KAI juga melakukan optimalisasi operasional melalui peningkatan pengawasan, kesiapan sarana dan prasarana, serta penempatan petugas pelayanan di berbagai titik di Stasiun Malang.

“Kami mengimbau pelanggan merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan berlangsung lancar,” ucapnya.

Selain itu, KAI mengingatkan para orang tua untuk mengawasi aktivitas anak selama masa libur sekolah agar tidak bermain di sekitar jalur rel. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan vandalisme, meletakkan benda di atas rel, maupun melempar kereta api karena dapat membahayakan keselamatan perjalanan dan penumpang. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas