Kabupaten Malang

Strategi Investasi Daerah, Bupati Malang Kunjungan Kerja ke Pemprov Lampung

Diterbitkan

-

KUNJUNGAN: Bupati Malang di momen kunjungan dan diterima langsung Wakil Gubernur Lampung. (pemkab for memontum)

Memontum Lampung – Bupati Malang, HM Sanusi, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Provinsi Lampung, dalam rangka strategi hilirisasi dan industrialisasi komoditas unggulan daerah, pengembangan kawasan industri, konektivitas logistik, dukungan pelabuhan dan energi, serta strategi investasi daerah, Rabu (08/07/2026) tadi. Dalam kunjungan itu, rombongan diterima langsung Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas sambutan yang diberikan. “Kehormatan bagi kami, dapat diterima sebagai sesama pemerintah daerah yang memiliki semangat yang sama, yakni menghadirkan pembangunan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Sanusi.

Ditambahkannya, perubahan lanskap pembangunan daerah saat ini, menuntut pemerintah untuk tidak lagi sekadar mengandalkan potensi sumber daya alam. Melainkan, juga mampu mengelolanya menjadi nilai tambah melalui hilirisasi, pengembangan kawasan industri yang terencana, serta penciptaan iklim investasi yang semakin kompetitif.

Dalam konteks tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah yang di pandang berhasil dalam membangun fondasi pengembangan kawasan industri secara lebih komprehensif. “Pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan pelabuhan, dukungan logistik, serta penguatan investasi menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami, khususnya dalam menyiapkan arah pembangunan ekonomi Kabupaten Malang pada masa mendatang,” tambahnya.

Advertisement

Bupati Sanusi juga menjelaskan, bahwa Kabupaten Malang memiliki potensi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga industri pengolahan yang sangat besar. Bahkan saat ini, Kabupaten Malang memiliki PDRB sebesar Rp 150,23 triliun, dengan struktur ekonomi yang didominasi sektor industri pengolahan sebesar 33,67 persen, perdagangan 18,78 persen dan pertanian sebesar 13,81 persen.

Baca juga :

Di sisi lain, tambahnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang tahun 2025 mencapai 5,92 persen atau menempati peringkat kedua tertinggi di Jawa Timur. “Capaian tersebut, pastinya perlu didukung pula melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan jaringan logistik, penyediaan utilitas dasar, kemudahan perizinan, serta promosi investasi yang terarah. Dimana pembelajaran dari Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan dapat memperkuat strategi penyiapan kawasan investasi yang benar-benar siap dikembangkan,” ujar Bupati Malang

Pembelajaran ini, ungkapnya, nantinya juga menjadi penting karena Kabupaten Malang saat ini tengah menyiapkan berbagai proyek strategis melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), maupun kerja sama investasi. Seperti, Tol Malang-Kepanjen, RSUD Kanjuruhan, Alun-alun Kepanjen, Pasar Lawang, Bromo Vulcania Park, Skytrain, hingga Masjid Negara/Raya Kepanjen.

“Oleh karena itu, focus utama yang ingin kami pelajari adalah bagaimana membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menyediakan lahan, tetapi juga memastikan kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik dan kepastian investasi sehingga proyek-proyek strategis Kabupaten Malang dapat menjadi investment ready project,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Provinsi Lampung kepada rombongan Pemerintah Kabupaten Malang. “Mudah-mudahan pertemuan kita dapat menjadi sarana komunikasi yang strategis dan positif antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga, seluruh rangkaian kegiatan nantinya dapat berjalan lancar, mampu memberikan manfaat dan dapat mencapai tujuan sebagaimana yang diharapkan,” kata Wagub Lampung

Terkait fokus kunjungan Pemerintah Kabupaten Malang, tambahnya, dapat disampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki fokus utama yang mencakup sektor agrikultur dan energi, dengan pengembangan infrastruktur pengolahan komoditas unggulan seperti kopi, singkong dan kelapa sawit, serta pembangunan pabrik bioetanol. “Provinsi Lampung menargetkan transformasi ekonomi ini melalui beberapa langkah strategis dan komitmen nyata meliputi pengembangan kawasan industri baru dan prioritas bioetanol nasional,” jelasnya.

Momen kunjungan itu, dilanjutkan dengan dialog dan diskusi yang dipandu oleh Wakil Gubernur Lampung sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus sinkronisasi program pembangunan. Pelaksanaan, diakhiri dengan sesi penyerahan cenderamata dan diakhiri dengan foto bersama. (pro/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas