Bondowoso
Banjir Bandang Ijen Bondowoso Rusak Sekitar 80 Rumah dan Fasum

Memontum Bondowoso – Hujan deras di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, menyebabkan banjir bandang, Minggu (12/02/2023) malam. Dari sejumlah video yang tersebar, banjir membawa material lumpur dan potongan kayu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Polres Bondowoso dan TNI, pun langsung meluncur ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga. Sementara dari informasi yang diperoleh, banjir terjadi sekitar pukul 18.25.
Baca Juga :
- Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus
- Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata
- Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP
- Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka
- Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta ‘Diskon’ Hukuman
Sekretaris BPBD Bondowoso, Kristanto Putro Prasojo, mengatakan bahwa dari data sementara yang dihimpun, di Desa Sempol sedikitnya 70 rumah rusak. Sementara di Kampung Baru, Kalisat, sedikitnya 13 rumah terdampak.
“Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas umum di dua desa, juga dilaporkan rusak. Antara lain empat sekolah, musala, kamar mandi umum, serta Kantor KUA Kecamatan Ijen,” ujarnya dalam rilis.
Sekedar diketahui, di Desa Sempol, Kecamatan Ijen, pernah terjadi banjir bandang pada tahun 2020 lalu. Waktu itu ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Banjir menerjang permukiman warga. (zen/gie)
















