Kabupaten Malang
Buka Rakerda Dekopinda Kabupaten Malang, Bupati Malang Harapkan Peran Koperasi Semakin Nyata

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Malang tahun 2022 di Aula Dekopinda Kabupaten Malang, Jalan Raya Tlogomas Barat, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (28/03/2022) tadi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, Pimpinan Dekopinda Kabupaten Malang serta anggota Kopinda Kabupaten Malang.
Bupati Sanusi dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan baru yang dihadapi koperasi saat ini tidak hanya sekadar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan teknologi digital dan inovasi produksi. “Namun, saat ini koperasi harus mampu mengambil peran dalam perubahan sosial ekonomi yang dinamis. Mengingat perekonomian di masa pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran berharga, bahwa koperasi harus mampu bersaing dengan pelaku ekonomi lain,” kata Bupati Sanusi.
Dirinya juga mengatakan, bahwa Dekopinda merupakan wadah koperasi yang perlu meningkatkan peran koperasi sebagai ekonomi kerakyatan. Seperti diketahui, tantangan koperasi di era globalisasi saat ini sangat berat, untuk itu perlu ditingkatkan peran Dekopinda melalui program-program yang mampu meningkatkan kualitas perkoperasian di daerah.
Baca juga :
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
- DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda
- Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka
- Bupati Malang Dampingi Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah Pemprov Jatim di Taman Pelangi
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
“Dekopinda bukan hanya mengurus koperasi yang sudah besar,. Tetapi juga, harus melakukan pendampingan dan bantuan untuk koperasi yang masih kecil agar bisa berkembang lebih besar dan lebih maju,” tambahnya.
Bupati Sanusi berharap, melalui Rakerda dapat memberikan arti agar peran koperasi semakin kuat dan inovatif sebagai mitra pemerintah dalam pemberian pelayanan keuangan bagi petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM dan sektor riil lainnya. “Melalui konsep kesejahteraan secara bersama-sama, konsolidasi antara koperasi dengan seluruh lapisan masyarakat berjalan semakin baik dan efisien,” imbuhnya.
Bupati Malang juga mengatakan, bahwa koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan, merupakan badan usaha yang berpusat pada masyarakat. “Jadi, koperasi dimiliki bersama dan dikendalikan secara demokratis, oleh dan untuk anggotanya, guna mewujudkan kebutuhan dan aspirasi sosial ekonomi. Ketua umum dan pengurus harus bisa buat perencanaannya dengan jalan yang benar dan matang,” jelasnya.
Sanusi juga berharap, Rakerda yang membahas Laporan Pertanggungjawaban Program Kerja tahun 2021. “Maka, besar harapan saya seluruh pihak dapat turut terlibat dalam mencermati, menganalisa dan memberikan tanggapan yang bersifat membangun sebagai bentuk pertanggungjawaban dalam melaksanakan manajerial koperasi selama satu tahun anggaran. Melalui forum ini, saya mengajak kepada saudara sekalian untuk bersama-sama melakukan evaluasi guna mendapatkan solusi terbaik terhadap berbagai permasalahan dan dinamika yang muncul selama tahun 2021. Sekaligus, sebagai wadah untuk menampung aspirasi dalam merumuskan kebijakan pada program ke depan,” ujarnya. (cw1/gie)
















