Pemerintahan

Bupati Trenggalek Ikuti Peluncuran Kelembagaan 80 Ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih

Diterbitkan

-

DARING: Bupati Arifin bersama Forkopimda ikuti peluncuran kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih secara daring di Pendopo Manggala Praja Nugraha. (memontum.com/mil)

Memontum Trenggalek – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, bersama jajaran Forkopimda mengikuti secara daring peluncuran Kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto. Di Kabupaten Trenggalek, prosesi peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (DMP) dan Kelurahan Merah Putih (KMP) dilakukan pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha. Totalnya, ada sebanyak 157 Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih yang di launching langsung oleh Bupati Trenggalek.

Melalui peluncuran itu, diharapkan keberadaan koperasi ini dapat mendorong pemerataan ekonomi di desa. Sesuai arahan dan harapan Presiden ke-8 Prabowo Subianto dalam pelaksanaan di Magelang.

“Semoga sesuai dengan harapan Pak Presiden Prabowo dimana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa menjadi instrumen untuk melakukan pemerataan ekonomi di tingkat desa,” ucapnya, Kamis (24/07/2025) tadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek, Saniran menambahkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Trenggalek saat ini sampai batas terakhir tanggal 31 Juni itu pembetukan 100 persen dan masuk 10 besar Jawa Timur di urutan ke-7 tercepat. “Setelah akta pendirian sudah selesai maka dilanjut dengan kelengkapan ijin dan penerbitan NPWP. Insya Allah sudah semuanya dan mudah-mudahan tidak ada kendala,” ujar Saniran.

Advertisement

Terkait peluncuran kelembagaan ini, dirinya menuturkan launching kelembagaan itu mengikuti program Presiden RI. Secara nasional dilaunching hari ini, sedangkan di Kabupaten Trenggalek launching sudah dilakukan saat Hari Koperasi 12 Juli 2025 lalu.

“Sedangkan secara nasional pada hari ini dan setiap kabupaten/kota harus mengikuti. Mengikutinya juga harus di satu titik, ditempat yang telah disepakati di daerah masing-masing. Untuk Kabupaten Trenggalek kita laksanakan di Pendopo ini. Untuk lebih lanjutnya, kita belum tahu persis bagaimana usaha koperasi merah putih ini. Bagi kami bukan bentuk usaha dulu melainkan mematangkan kelembagaannya terlebih dahulu. Jadi mematangkan kelembagaannya dulu, karena takut kami mereka sudah berusaha melakukan usaha tapi kelembagaannya belum tertata. Ini bisa berpotensi resiko,” terangnya.

Baca juga :

Setelah ini, pihaknya berharap seluruh Koperasi DMP/ KMP segera menyusun anggaran rumah tangga. Konsep anggaran rumah tangga bisa siapkan, sehingga mereka hanya tinggal edit-edit sesuai dengan keperluan masing masing. Yang kedua, dirinya meminta segera menyusun program kerja dan juga rencana angaran pendapatan belanja, Seperti RAPBD dan RKPD. Syukur bila mereka menyusun rencana kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Ini memang dashboardnya koperasi untuk take off maupun landing. Jadi mubadzir mereka take off tapi tidak tahu landasan pacunya. Harapannya seperti itu sehingga landasan pacunya jelas, jaraknya sudah terpantau jangka pendek, jangka menengah dan juga jangka panjang. Dengan begitu ketika rake off dan landing tidak hanya kebutuhan sesaat,” ujarnya.

Advertisement

Dengan begitu, harapannya punya pondasi yang kokoh untuk melaksanakan koperasi ini berapa lamanya. Tidak hanya berorientasi 5 tahun, namun selamanya dan benar memberikan pemerataan kesejahteraan masyarakat khususnya di desa masing-masing.

Sumber keuangannya koperasi, itu bisa dari beberapa hal. Bisa dari modal sendiri dan juga modal luar. Yang pertama dari anggota, yang utama itu bersumber dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota dan juga sumber simpanan-simpanan lain yang ditetapkan dalam rapat anggota Koperasi.

“Sedangkan sumber lain bisa dari hibah, bisa dari pinjaman baik dari bank maupun sumber pinjaman lain atau kerjasama dengan koperasi lain serta penyertaan bisa dari anggota. Banyak peluangnya sebenarnya tapi kembali pondasi, SDM dan kelembagaannya harus matang,” tutur Saniran.

Secara nasional, peluncuran 80 ribu Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dilakukan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Dalam peluncuran itu, Presiden Prabowo menyebut konsep koperasi itu seperti lidi. Konsep koperasi adalah konsep orang yang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah, yang kuat tidak mau berurusan dan koperasi. Yang kuat juga tidak mau menjadi anggota koperasi.

Advertisement

Konsepnya sederhana, sama dengan konsep lidi. Satu lidi lemah, namun dari lemah-lemah itu menjadi kekuatan karena konsepnya gotong royong. (mil/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas