Kota Malang
Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Kepadatan Arus Lalu Lintas Hadapi Nataru

Memontum Kota Malang – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) yang tinggal hitungan hari, Dinas Perhubungan Kota Malang, telah memetakan titik-titik rawan kepadatan arus. Mulai dari sisi selatan, timur, barat dan utara Kota Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa titik-titik tersebut yakni di wilayah Kebonsari, Kecamatan Sukun atau di pertigaan Kacuk. Kemudian, exit tol Ki Ageng Gribig hingga Mayjend Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, Jalan Gatot Subroto, Flyover Arjosari hingga Gedung Malang Creative Center, Kecamatan Blimbing, Jembatan Soekarno Hatta, Jembatan Tunggulmas dan area pusat perbelanjaan.
“Termasuk di Kayutangan Heritage, juga menjadi bagian adanya kepadatan arus lalu lintas dan titik-titik tersebut tidak jauh beda dari tahun ke tahun, memang saat ini tidak ada perubahan,” jelas Jaya-sapaannya, Sabtu (21/12/2024) tadi.
Kemudian, untuk beberapa lokasi pusat perbelanjaan yang dipadati pengunjung menurutnya ada di Jalan Tumenggung Suryo, atau pusat oleh-oleh, Jalan Semeru, Mal Olympic Garden (MOG) dan Ramayana di Jalan Merdeka. Kepadatan itu, menurutnya meningkat menjelang Natal, karena banyak warga yang berbelanja kebutuhan.
Baca juga :
Tentunya Dishub Kota Malang juga akan menyiapkan upaya pengamanan lalu lintas tersebut. Seperti, dengan menurunkan 80 petugas untuk bergabung dengan tim gabungan dari Satpol PP, Polresta Malang Kota dan instansi terkait lainnya. Termasuk dengan dilakukan rekayasa lalu lintas secara insidentil.
“Jika terjadi kepadatan parah, kami bersama Polresta akan menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti contra flow. Misalnya, jika exit tol Karanglo penuh, pengalihan arus akan dilakukan ke pintu tol Pakisaji atau Madyopuro,” tambahnya.
Jaya memperkirakan bahwa di momen Nataru ini ada kenaikan pergerakan manusia sebesar 2,8 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total pergerakan mencapai 110 juta orang secara nasional. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi atau CCTV Kota Malang.
“Khusus malam tahun baru pada 31 Desember nanti, akan ada kegiatan di depan Balai Kota Malang. Kami mengimbau masyarakat untuk saling memantau perkembangan arus lalu lintas,” imbuh Jaya. (rsy/sit)











