Kota Malang
Dispendukcapil Kota Malang Catat 76 Persen Anak Miliki KIA, Lampaui Target Nasional

Memontum Kota Malang – Capaian penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Malang terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, jumlah anak yang sudah memiliki KIA telah mencapai 76 persen atau melebihi target nasional sebesar 60 persen.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Dahliana Lusi Ratnasari, menjelaskan bahwa tingginya capaian tersebut didukung program kerja sama dengan hampir seluruh rumah sakit di Kota Malang. Melalui skema tersebut, setiap bayi yang baru lahir langsung mendapatkan tiga dokumen sekaligus, yakni akta kelahiran, kartu keluarga (KK) dan KIA.
“Setiap bayi lahir otomatis sudah terdaftar. Namanya masuk KK, dapat akta kelahiran dan langsung tercetak KIA. Jadi, capaian kita bisa lebih tinggi dari target nasional,” ujar Lusi, Sabtu (20/09/2025) tadi.
Namun, menurutnya juga masih ada sebagian anak usia SMP menjelang 17 tahun yang belum mengurus KIA. Kondisi tersebut, tentunya cukup berpengaruh pada capaian total.
“Anak-anak usia SMP kadang merasa tidak perlu lagi mengurus KIA, karena sebentar lagi dapat KTP. Padahal mereka tetap masuk dalam hitungan target. Kalau mendekati 17 tahun, biasanya mereka agak enggan, bahkan ada yang malu,” katanya.
Baca juga :
Lusi menambahkan, manfaat KIA pada dasarnya sama dengan KTP, yakni sebagai identitas resmi yang memuat Nomor Induk Kependudukan (NIK). KIA dapat digunakan dalam berbagai keperluan administrasi, mulai dari pembukaan rekening bank, perjalanan dengan pesawat, hingga layanan publik lainnya.
“Kalau orang dewasa identitasnya pakai KTP, anak-anak bisa pakai KIA. Identitas ini penting, karena kartu pelajar saja tidak selalu diberikan sekolah. Jadi, KIA menjadi bukti legal identitas anak,” lanjutnya.
Untuk memperluas manfaat, Dispendukcapil Kota Malang telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pusat hiburan dan rekreasi di Kota Malang. Apabila anak datang dengan menunjukkan KIA dapat memperoleh diskon khusus sesuai kebijakan mitra.
“Kalau untuk perbankan memang belum ada kerja sama langsung. Tetapi untuk hiburan anak, sudah berjalan. Jadi ada nilai tambah yang bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Dengan capaian ini, Lusi optimis angka penerbitan KIA di Kota Malang akan terus meningkat. Terlebih, setiap kelahiran baru otomatis sudah tercatat dan langsung mendapatkan identitas. (rsy/sit)












