Kota Malang

Dorong Kesadaran Pembayaran PBB, Bapenda Kota Malang Gelar Layanan Singgah Perumahan

Diterbitkan

-

PERUMAHAN: Bapenda Singgah Perumahan Plaosan Permai, di Taman Teluk Grajakan, Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang (rsy)

Memontum Kota Malang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggelar kegiatan Bapenda Singgah Perumahan Plaosan Permai, di Taman Teluk Grajakan, Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (21/07/2025) malam. Inovasi ini dilakukan, untuk mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayarkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pajak Daerah I Bapenda Kota Malang, Nico Dadik Prayoga, menyampaikan bahwa program tersebut dilakukan secara mobile dari satu perumahan ke perumahan lain. Khusus di Juli ini digelar setiap malam, mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

“Kebetulan sekarang sudah minggu kedua, kita ada jadwal sampai habis akhir bulan Juli 2025 ini dan satu bulan kita full malam. Karena bertepatan di bulan Juli, jadi kita serang malam terus,” kata Nico, saat ditemui di lokasi.

Hingga pukul 19.03 WIB, layanan tersebut sudah ada sekitar 60 transaksi yang dilakukan, dengan perolehan sekitar Rp 12 juta lebih. Dalam program tersebut menurutnya tidak ada target tertentu, namun harus bisa memperoleh setinggi-tingginya.

Advertisement

“Kita sudah berupaya dengan teman teman semuanya, kita juga sudah mengedarkan surat pemberitahuan kepada wajib pajak yang belum membayar pajak di sekitar kita. Kita menyurati door to door, bahwa disini terdapat loket pembayaran PBB. Di Joyo Grand kemarin kita sampai pukul 21.30 WIB karena banyaknya wajib pajak yang sadar oleh pembayaran PBB,” tuturnya.

Untuk menarik minat warga, Bapenda Kota Malang juga memberikan minyak goreng dan mug gratis bagi setiap wajib pajak yang melakukan pembayaran PBB di lokasi. “Ini bentuk apresiasi kami agar warga makin sadar pentingnya membayar pajak. Cukup bayar PBB, berapa pun nominalnya, sudah bisa dapat hadiah,” lanjutnya.

Baca juga :

Di tahun 2025 ini, Bapenda Kota Malang menargetkan pendapatan PBB sebesar Rp 73 miliar. Hingga pertengahan Juli telah terealisasi sekitar 50 persen atau lebih dari Rp 30 miliar. Tentu, Nico optimis capaian tahun ini bisa melebihi target.

Advertisement

“Di tahun 2024 Bapenda Kota Malang tutup target Rp 73 miliar,” tambahnya.

Nico berharap kesadaran masyarakat Kota Malang dalam memenuhi kewajiban perpajakannya semakin meningkat. “Karena dengan uang dari pembayaran pajak daerah ini sangat berdampak langsung untuk pembangunan daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, pasangan suami istri asal Gang Trubus, Teluk Grajakan, Lia dan Yulianto, mengapresiasi adanya layanan Bapenda Singgah Perumahan. Karena, menurutnya program tersebut sangat membantu.

“Alhamdulillah dengan program seperti ini sangat membantu. Siang itu biasanya banyak kegiatan dan ribet. Tapi kalau malam seperti ini enak, dekat juga. Kalau bisa diadakan setiap tahun,” ujar Yulianto.

Advertisement

Kegiatan itu diketahui melalui RT dan RW setempat. “Alhamdulillah juga dapat minyak goreng. Sangat bermanfaat,” imbuh Lia. (rsy/sit/adv)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas