Kota Malang
Genjot Penemuan Kasus TBC, Dinkes Kota Malang Targetkan Hingga 3 Ribu di 2025

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan terus memperkuat pengawasan terhadap penyakit Tuberkulosis (TBC). Di tahun 2025 ini, ditargetkan bisa menemukan hingga 3 ribu kasus, sebagai upaya memutus rantai penularan di masyarakat.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menyampaikan bahwa hingga bulan September ini telah menemukan sekitar 1.800 kasus. Berbagai upaya penemuan TBC juga terus dilakukan.
“Kami sudah melakukan berbagai upaya penemuan TBC secara aktif. Hingga saat ini sudah ada hampir 1.800 temuan dari target 3.000 kasus. Harapannya, sisa waktu September–Desember mendatang bisa mendekati target,” ujar Husnul, Selasa (30/09/2025) tadi.
Baca juga :
Ditambahkannya, bahwa pencapaian target tersebut sangat penting karena berkaitan dengan prevalensi TBC di Kota Malang. Prevalensi itu sendiri dihitung berdasarkan perkiraan jumlah kasus TBC sesuai jumlah penduduk.
“Kalau kita bisa menemukan hingga 3.000 kasus, artinya kita dapat memutus rantai penularan, baik di satu keluarga maupun di komunitas tertentu,” tambahnya.
Dinkes Kota Malang pun memastikan akan terus mengaktifkan sistem pengawasan dan penemuan kasus secara berkesinambungan. Hal itu, sebagai langkah nyata untuk menekan beban TBC di Kota Malang agar tidak semakin tinggi. (rsy/sit)












