Lumajang
Ikuti Zoom Meeting, Bunda Indah Sebut Bantuan Hewan Kurban Presiden Beri Dampak Positif Perekonomian Rakyat

Memontum Lumajang – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengikuti Zoom Meeting Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Kamis (05/06/2025) tadi. Acara ini, merupakan momentum penyerahan bantuan hewan kurban sapi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.
Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, mengaku sangat menyambut baik inisiatif pemerintah pusat yang menyalurkan sebanyak 607 ekor sapi ke 552 masjid penerima di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Lumajang. Bunda Indah menegaskan, bahwa program ini lebih dari sekadar distribusi daging kurban.
“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan dan gotong-royong di tengah masyarakat,” kata Bunda Indah.
Dirinya menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menyalurkan bantuan hewan kurban ini secara tepat sasaran, sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan keadilan sosial. Penyaluran akan difokuskan kepada masjid dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Baca juga :
“Kami memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak. Hewan kurban telah lolos pemeriksaan kesehatan dari Dinas Peternakan, serta berasal dari peternak lokal yang berkualitas. Ini juga menjadi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat peternak di Lumajang,” tambahnya.
Bunda Indah mengapresiasi, keberadaan 573 peternak yang terlibat dalam program ini secara nasional, yang menurutnya turut menggerakkan ekonomi lokal di sektor peternakan. Hal ini, menjadi nilai tambah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi dan pembangunan berkelanjutan.
“Program bantuan hewan kurban ini tidak hanya menghadirkan berkah dalam dimensi spiritual, tetapi juga memberi dampak positif yang nyata bagi perekonomian rakyat,” imbuhnya.
Kegiatan nasional yang melibatkan ratusan kepala daerah ini menunjukkan bahwa tradisi Idul Adha dapat menjadi medium penting untuk memperkokoh kebersamaan dan saling peduli, sekaligus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah demi kesejahteraan bersama. (kom/adi/gie)
















