Kabar Desa
Insentif RT/RW Desa Paowan Situbondo Akhirnya Cair Enam Bulan

Memontum Situbondo – Setelah mandeg tidak ada kepastian, akhirnya insentif puluhan RT/RW di Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, bisa cair. Tidak tanggung-tanggung, insentif yang diberikan langsung untuk masa enam ke depan atau semester awal di tahun 2022.
Plt Kepala Desa Paowan, Fathorrahman, membenarkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, telah memberikan insentif RT dan RW yang sebelumnya sampai bulan April, ini belum tersalurkan honornya. Lalu pada Selasa (12/04/2022) ini, insentif itu sudah diberikan.
“Alhamdulillah, akhirnya cair. Meski pun, sebelumnya kita harus mendesak Pemerintah Kabupaten Situbondo, untuk segera mencairkan. Karena bagaimana pun, insentif RT dan RW itu ujung tombak pemerintahan di bawah,” jelas Rama Ong-panggilan akrabnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (12/04/2022) tadi.
Rama Ong berharap, dengan turunnya honor insentif RT dan RW selama enam bulan, semoga dapat digunakan untuk keperluan. Apalagi, sekarang masih pandemi Covid-19 dan memasuki Bulan Ramadan.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Sementara itu, salah satu Ketua RT 02 Bukkolan, Hamim Ra’is, mengaku sempat merasa gundah saat honor insentif untuk RT dan RW tidak kunjung juga cair. “Tapi sekarang, sudah cair. Alhamdulillah,” ucap Hamim.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Plt Kades Paowan, yang telah memberikan perhatian kepada RT dan RW, dengan mencairkan honor insentif RT dan RW. Terlebih, pencairannya juga tidak ada potongan sepeserpun.
Seperti diberitakan sebelumnya, RT dan RW Desa Paowan Situbondo, mempertanyakan kejelasan dana insentif yang mandeg. Sebanyak delapan Ketua Rukun Warga (RW) dan 33 Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, sempat dibuat geram. Itu karena, dana insentif yang biasa diterima dari Pemerintah Kabupaten Situbondo, selama beberapa bulan terakhir terhenti alias mandeg. (mam/sit)
















