Banyuwangi

Lolos Validasi Lapangan, Tim Penilai IGA 2025 Lihat Inovasi Pemkab Banyuwangi

Diterbitkan

-

NILAI: Tim Penilai IGA saat melakukan penilaian di Banyuwangi. (pemkab for memontum)

Memontum Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang lolos untuk penilaian validasi lapang dalam kompetisi Innovative Government Awards (IGA) 2025. Pada penilaian IGA kali ini, Banyuwangi mengajukan 221 inovasi dari berbagai bidang pemerintahan dan pelayanan publik.

IGA sendiri, merupakan apresiasi tahunan yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah, untuk keberhasilan melakukan inovasi di bidang tata kelola pemerintahan, peningkatan layanan publik dan pembangunan. Tim Penilai IGA sendiri, terdiri dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Aldo Harjunanto dan dari Praktisi Media, yang sekaligus Presiden Direktur CNN, Titin Rosmasari.

Kedatangan tim penilai, diterima langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, serta segenap jajaran OPD di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Jumat (14/11/2025) tadi. Rombongan tim, datang langsung ke Banyuwangi selama 2 hari, Kamis-Jumat (14/11/2025), untuk melihat secara langsung sejumlah inovasi Banyuwangi yang masuk dalam penilaian IGA.

“Kami datang untuk nge cek dan melihat langsung inovasi yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi. Apakah benar berjalan dan tentunya apakah benar berdampak bagi masyarakat,” kata Titin Rosmasari.

Advertisement

Selama di Banyuwangi, tim penilai melakukan sejumlah kunjungan. Diantaranya, bertemu salah satu pelaku UMKM serta warga penerima manfaat Gerakan Hari Belanja ke Pasar Tradisional, UMKM dan warung-warung rakyat.

Usai mengecek langsung inovasi Banyuwangi, tim penilai pun memberikan apresiasi kepada Banyuwangi. “Saya melihat sistem di sini sudah bekerja. Semua stakeholder ikut terlibat sehingga semua inovasinya terbukti dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Titin.

Baca juga :

Gerakan belanja yang diinisiasi Bupati Ipuk sejak 2021, itu menggerakkan seluruh ASN Pemkab dan karyawan stakeholder lainnya untuk berbelanja bahan kebutuhan pokok maupun barang lainnya di pasar dan warung-warung terdekat. Kegiatan ini dilaksanakan di setiap bulan di tanggal cantik, misalnya 10 Oktober (10/10), 11 November (11/11) dan seterusnya.

“Hasil belanjanya kita donasikan kepada warga yang membutuhkan, misalnya warga miskin, Balita stunting, korban bencana alam dan lainnya. Sehingga selain menggerakkan ekonomi lokal, gerakan ini juga membantu mengatasi permasalahan sosial di Banyuwangi. Bahkan, kami juga mensupport helm dan jaket untuk driver dan Ojol di Banywuangi hasil dari belanja tanggal catik para ASN,” ujar Bupati Ipuk.

Advertisement

Tim penilai juga mengunjungi sejumlah hotel dan restoran untuk melihat langsung implementasi sistem elektronik Pendapatan Asli Daerah (e-PAD). “Ini merupakan platform layanan perpajakan daring yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasannya,” urai Kepala Badan Pendapatan Daerah Banyuwangi, Samsudin, saat mendampingi tim penilai.

Selanjutnya, tim penilai mengecek pelaksanaan inovasi Sistem Informasi Pajak Daerah Kabupaten Banyuwangi (Sijakawangi) dan Sistem Pelaksanaan Undian Pajak Daerah Banyuwangi (Sipundiwangi), serta menggali informasi sejauh mana dampak inovasi tersebut terhadap peningkatan kesadaran wajib pajak dan pendapatan daerah. Sijakawangi adalah sistem untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan pajak berbasis digital. Sedangkan Sipundiwangi adalah bentuk apresiasi pemkab bagi masyarakat dan pelaku usaha yang tertib administrasi.

“Melalui program Sipundiwangi masyarakat dapat berbelanja sekaligus berkesempatan mendapatkan hadiah seperti motor, iPhone, hingga umroh. Inovasi ini bertujuan meningkatkan partisipasi publik dan kepatuhan wajib pajak di Banyuwangi,” ungkap Samsudin. 

Sebagai informasi, Kabupaten Banyuwangi telah 7 kali berturut-turut sejak tahun 2018 ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif pada ajang Indonesia Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (kom/bwi/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas