Kota Malang
Peduli Pendidikan dan Pengabdian Sosial, Herman Perjuangkan Aspirasi Guru Paud

Memontum Kota Malang——-Sosok Caleg DPRD Kota Malang No 1 PKS Dapil II Blimbing Tahun 2019, Herman Ali Sadikin ST nampaknya memiliki kepedulian yang cukup tinggi tentang kesejahteraan masyarakat. Kepedulian itu terlihat saat Herman berkunjung ke Pos Paud Mutiara Bunda Jl Plaosan Timur Gang Makam, No 26, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Kamis (4/10/2018) siang.
Herman cukup peduli dengan dunia pendidikan. Dengan pendidikan sejak dini, mampu mencerdaskan masyarakat menuju sejahtera. Apalagi yang bersifat sosial dan pengabdian seperti yang ada di Paud Mutiara Bunda. Dimana para pengajarnya penuh pengabdian untuk anak didik generasi penerus bangsa.
Paud Mutiara Bunda yang sudah ada sejak 2008, mendorong Herman untuk datang. Tentunya untuk memberikan suport dan menampung aspirasi para pengajar. Seperti halnya Nursiyah, pengajar, yang sudah merintis Paud Mutiara Bunda sejak 2008.
“Awalnya dari kader posyandu yang sifatnya sosial. Tuntutan adanya taman Posyandu harus ada Pos Paud. Kami merintis sudah hampir 10 tahun,” ujar Nursiyah.
Selama ini para pengajar terus mengabdi tanpa mengenal lelah. Dalam kunjungan ini Herman menampung apa saja yang diharapkan oleh para pengajar untuk Pos Paud Mutiara Bunda. Herman terus mengali potensi-potensi apa saja nantinya yang bisa membantu para pengajar. Termasuk perhatian kepada para pengajar yang selama ini mengabdi agar lebih sejahtera.
Menurut keterangan Herman Ali Sadikin bahwa pengabdian untuk anak didik ini sangat luar biasa. ” Apa saja yang perlu disuport dari warga dan pemangku kepentingan dalam hal ini pemerintah dan wakil rakyat. Kami menampung keinginan para guru termasuk agar lebih diperhatikan. Karena ini adalah bentuk-bentuk harapan dari guru-guru yang selama ini murni mengabdi,” ujar Herman.
Herman memberikan apresiasi kepada kegigihan para pengajar. Dengan memanfaatkan ruang publik semaksimal mungkin untuk pendidikan anak. “Balai RW difungsikan sekaligus pendidikan informal PAUD berbasis pemberdayaan masyarakat. Pendidikan usia dini mandiri PAUD, perlu menjadi perhatian bersama. Di tengah keterbatasan daya dukung, butuh kehadiran masyarakat yang memiliki kelebihan daya dukung untuk menguatkannya. Mari bersama kita mewujudkannya pendidikan murah berkualitas. Menyiapkan pondasi yang kuat untuk generasi mendatang. Blimbing Jaya, Blimbing Sejahtera,” ujar Herman. (gie/yan)











