Kota Malang
Pembangunan MCC Diharapkan Wali Kota Malang sebagai ‘Silicon Valley’ Jatim

Memontum Kota Malang – Sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah membangun megaproyek Malang Creative Center (MCC). Pembangunannya yang masih dikebut itu, berlokasi di Jalan A Yani, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Blimbing. MCC sendiri, disiapkan akan menunjang Kota Malang menjadi ‘Silicon Valley’ Provinsi Jawa Timur.
“Kota Malang nanti menjadi Silicon Valleynya Jawa Timur dan bahkan Indonesia,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (12/11/2021).
Dengan hadirnya MCC, pemilik kursi N1 itu ingin kedepannya Kota Malang bisa menjadi wahana kolaborasi dari co-working space yang sudah ada saat ini. “Selain itu harapannya juga bisa menjadi tempat inkubasi dari kreator-kreator yang ada di Kota Malang,” sambungnya.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Dalam rangka mengoptimalkan cita-cita tersebut, Wali Kota Sutiaji beserta jajaran, juga melakukan pembahasan terkait manajemen pengelolaan MCC kedepannya. “Kita bahas manajemen pengelolaan kedepan kalau MCC sudah ada dan sudah jadi. Tetapi untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mana yang akan mengelola, keputusannya masih belum. Sekarang kan masih di bawah tusi Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang,” beber Sutiaji.
Berkaitan dengan progres pembangunan MCC, orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang itu, menjelaskan bahwa tahapannya adalah multiyears. Dimana akhir tahun ini proses pembangunan harus sudah selesai 25 persen.
“Inikan multiyears, kalau tidak salah harus sudah slesai 25 persen di akhir tahun ini. Nah jadi gedungnya itu tahun 2022,” terang Sutiaji. (hms/mus/sit)
















