Kota Malang
Progres Pembangunan Zona Tiga Kayutangan Heritage Kota Malang Masuki Tahap Pergantian Batu Andesit

Memontum Kota Malang – Progres pembangunan zona tiga Kayutangan Heritage, Kota Malang, kini sudah menyentuh sekitar 38 persen dan sudah memasuki tahap pergantian batu andesit yang berada di sekitar Patung Chairil Anwar. Hal itu, diungkap oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, Kamis (01/09/2022) tadi.
Dikatakan Diah, bahwa pihaknya tetap optimis untuk penyelesaian pembangunan tersebut bisa sesuai dengan target. Yakni, hingga akhir November tahun 2022 mendatang.
“Tetap, untuk target pembangunan di akhir November mendatang. Kemarin, untuk progresnya sudah 38 persen. Sekarang sedang pergantian andesit,” jelas Diah.
Menurut Diah, proses pengerjaan pergantian batu andesit kali ini, sedikit berbeda dengan konsep sebelumnya. Dimana, batu andesit tersebut lebih ditingkatkan dan diperkuat dalam pemasangannya. Tujuannya, agar ke depan tidak mengalami kerusakan seperti pada sebelumnya.
“Untuk pengerjaan batu andesit itu dua bulan sendiri, pengerjaannya itu setengah-setengah. Di bawahnya itu nanti diperkuat lagi, kalau yang kemarin kan di bawahnya itu hanya pasir,” katanya.
Dalam pembangunan tersebut, tentu ada beberapa kendala yang dihadapi. Seperti berkaitan dengan cuaca yang tidak menentu. Sehingga, menurutnya perlu kerja ekstra untuk menyelesaikan pembangunan zona tiga Kayutangan Heritage.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Cuaca juga menjadi tantangan, kalau misalnya mau ngecor terus hujan itu yang ditakutkan. Memasuki bulan September-Oktober ini memang kendalanya nanti disitu,” lanjutnya.
Lebih lanjut Diah mengatakan, bahwa dalam pengerjaan pergantian batu andesit di sekitar monumen Chairul Anwar ini, memiliki andil yang cukup besar terhadap progres pembangunan Zona Tiga. “Sekarangkan progresnya sudah 38 persen. Ini, kalau sudah terpasang batu andesitnya, maka lumayan besar progresnya. Itu sampai 50 hingga 60 persen,” imbuhnya.
Sebagai informasi, untuk mengejar target pembangunan Zona Tiga Kayutangan Heritage, proses pengerjaan dilakukan secara bersamaan. Seperti pengerjaan pelebaran pedestrian, pemasangan ducting hingga penataan saluran drainase. Akibatnya, arus lalu lintas dari Jalan Basuki Rahmat (utara) menuju Jalan Majapahit untuk sementara ditutup. Sehingga untuk menuju jalan tersebut, masyarakat harus berputar balik melalui jalur satu arah di Jalan Merdeka Utara. (rsy/sit)
















