Kota Malang

Puluhan Kursi Besi Hilang di Pedestrian Jalan Ijen, Ini Kata DLH Kota Malang

Diterbitkan

-

HILANG: Pedestrian di Jalan Besar Ijen Kota Malang, yang kini tak dilengkapi kursi besi. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Ramainya perbincangan warganet terkait hilangnya puluhan kursi besi di sepanjang pedestrian Jalan Besar Ijen, mendapat respon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, memastikan bahwa pencopotan itu dilakukan untuk keperluan perbaikan dan restorasi.

Pria yang akrab disapa Rahman, itu menyampaikan bahwa pencopotan dilakukan secara bertahap sejak sepekan lalu dan baru tuntas beberapa hari terakhir. Sehingga, baru terlihat mencolok dan memicu perhatian publik.

“Memang kami yang ambil dan kami lepas bertahap. Sebenarnya, prosesnya sudah dimulai sekitar seminggu yang lalu. Tapi mungkin, karena baru tuntas beberapa hari terakhir ini, jadi kelihatan bersih dan ramai jadi perbincangan,” kata Rahman, Selasa (22/04/2025) tadi.

Kemudian, ditambahkannya bahwa kursi-kursi tersebut memang telah lama terpasang dan banyak diantaranya yang mengalami kerusakan. Sehingga, perlu dilakukan restorasi bukan penggantian baru.

Advertisement

Baca juga :

“Sudah lama sekali kursi itu terpasang, sehingga butuh perawatan. Ini kami siapkan restorasi, bukan penggantian baru karena keterbatasan anggaran. Untuk saat ini juga masih dilakukan pendataan mengenai kondisi masing-masing kursi untuk menentukan langkah teknis selanjutnya,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya DLH juga turut mempertimbangkan aspek sosial. Rahman mengaku adanya laporan masyarakat terkait adanya aktivitas yang tidak pantas di area kursi tersebut.

“Memang ada laporan soal kejadian-kejadian tidak senonoh. Kami tidak menutup mata. Itu menjadi bagian dari pertimbangan kami juga, dan akan kami kaji bersama pihak terkait,” ucapnya.

Lebih lanjut, DLH juga mempertimbangkan untuk tidak mengembalikan seluruh kursi ke lokasi semula. Itu karena, beberapa kursi kemungkinan akan dialihkan ke taman-taman kota lain yang membutuhkan fasilitas serupa.

Advertisement

“Kalau dari hasil kajian, nanti ada kebutuhan untuk backup di taman-taman lain dan bisa saja beberapa kursi kita pindah ke sana. Itu akan kami pertimbangkan,” imbuh Rahman. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas