Kabupaten Malang
Ramai Pemudik, Dinkes Kabupaten Malang Ingatkan Kebugaran Tubuh

Memontum Malang – Berkumpul dengan keluarga saat lebaran merupakan hal yang dinantikan oleh seluruh masyarakat. Apalagi, selama dua tahun terakhir dilakukan pengetatan PPKM, akibat situasi Pandemi Covid-19.
Meskipun dalam situasi mudik, akan tetapi menjaga kesehatan merupakan kewajiban seluruh masyarakat yang tak boleh dilupakan. “Apabila mudik, pastikan dalam keadaan sehat. Apalagi, untuk mereka yang mengendarai sendiri. Kebugaran tubuh harus tetap di jaga. Selain itu, protokol kesehatan diperhatikan. Apabila berhenti di tempat-tempat umum, tetap dipakai maskernya,” kata Plt Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, kepada Memontum.com, Senin (02/05/2022) dini hari, seusai melakukan pemantauan arus mudik bersama Forkopimda Kabupaten Malang.
Baca juga :
- Bupati Sanusi Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Menteri Lingkungan Hidup
- Masuk Peringkat 7 Besar Nasional, Wali Kota Malang Terima Penghargaan Sertifikat Menuju Kota Bersih
- Gudang Bulog dan TBBM Jadi Sasaran Pemantau Bupati dan Forkopimda Banyuwangi Hadapi Lebaran
- Pemkot Malang Siapkan Pendanaan Revitalisasi Pasar Besar dengan Skema KPBU
- PBI Dinonaktifkan, BPJS Malang Pastikan Warga Tak Mampu Bisa Aktifkan Kembali Kepesertaan
Dinkes sendiri, selama mudik Lebaran, juga telah menyiapkan beberapa rumah sakit untuk penanganan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami siapkan rumah sakit terdekat, bagi pemudik yang sakit,” jelasnya.
Arbani juga menyiapkan beberapa Rumah Sakit di wilayah Malang Selatan, seperti halnya Rumah Sakit Kanjuruhan dan lain sebagainya. “Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kendala yang signifikan,” terangnya. (cw1/sit)












