Kabupaten Malang
Ramai Pemudik, Dinkes Kabupaten Malang Ingatkan Kebugaran Tubuh

Memontum Malang – Berkumpul dengan keluarga saat lebaran merupakan hal yang dinantikan oleh seluruh masyarakat. Apalagi, selama dua tahun terakhir dilakukan pengetatan PPKM, akibat situasi Pandemi Covid-19.
Meskipun dalam situasi mudik, akan tetapi menjaga kesehatan merupakan kewajiban seluruh masyarakat yang tak boleh dilupakan. “Apabila mudik, pastikan dalam keadaan sehat. Apalagi, untuk mereka yang mengendarai sendiri. Kebugaran tubuh harus tetap di jaga. Selain itu, protokol kesehatan diperhatikan. Apabila berhenti di tempat-tempat umum, tetap dipakai maskernya,” kata Plt Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, kepada Memontum.com, Senin (02/05/2022) dini hari, seusai melakukan pemantauan arus mudik bersama Forkopimda Kabupaten Malang.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Dinkes sendiri, selama mudik Lebaran, juga telah menyiapkan beberapa rumah sakit untuk penanganan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami siapkan rumah sakit terdekat, bagi pemudik yang sakit,” jelasnya.
Arbani juga menyiapkan beberapa Rumah Sakit di wilayah Malang Selatan, seperti halnya Rumah Sakit Kanjuruhan dan lain sebagainya. “Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kendala yang signifikan,” terangnya. (cw1/sit)











