Kabupaten Malang
Respon Gelaran Musrenbang, Bappeda Kabupaten Malang sebut Ajuan Infrastruktur Mendominasi

Memontum Malang – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten tahun 2023 di Pemerintahan Kabupaten Malang, direncanakan akan digelar, Senin (28/03/2022) mendatang. Meskipun begitu, dari hasil evaluasi sementara di fase pra Musrenbang Kabupaten Malang, bahwa usulan infrastruktur masih dinilai mendominasi.
“Dari hasil evaluasi, terlihat masih didominasi usulan infrastruktur dan sisanya disektor non infrastruktur, seperti halnya pembinaan dan pemanfaatan potensi desa,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Tomie Herawanto, Kamis (10/03/2022).
Dirinya juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang, telah meminta kepada setiap desa atau kelurahan untuk mengusulkan 10 rencana pembangunan di tahun 2023, yang terbagi menjadi lima usulan infrastruktur dan 5 non infrastruktur.
Baca juga :
- Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Rotasi Jabatan, Bupati Pasuruan Lantik 80 Pejabat Eselon II, III dan IV
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
“Pemerintah telah membuat berbagai pola, agar kedua sektor tersebut bisa terselesaikan dengan baik. Karena sejatinya, kebutuhan masyarakat tidak hanya persoalan Infrastruktur saja, tetapi juga mencakup program yang lain,” imbuhnya.
Tomie juga menuturkan, beberapa program yang harus diperhatikan selain persoalan Infrastruktur. “Menurut kami, pengembangan wilayah ini kan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur saja. karena, masih banyak potensi yang bisa dikembangkan melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Bisa melalui potensi pertanian, budaya dan potensi lainnya,” terangnya. (cw1/sit)
















