Kabupaten Malang
Respon Gelaran Musrenbang, Bappeda Kabupaten Malang sebut Ajuan Infrastruktur Mendominasi

Memontum Malang – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten tahun 2023 di Pemerintahan Kabupaten Malang, direncanakan akan digelar, Senin (28/03/2022) mendatang. Meskipun begitu, dari hasil evaluasi sementara di fase pra Musrenbang Kabupaten Malang, bahwa usulan infrastruktur masih dinilai mendominasi.
“Dari hasil evaluasi, terlihat masih didominasi usulan infrastruktur dan sisanya disektor non infrastruktur, seperti halnya pembinaan dan pemanfaatan potensi desa,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Tomie Herawanto, Kamis (10/03/2022).
Dirinya juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang, telah meminta kepada setiap desa atau kelurahan untuk mengusulkan 10 rencana pembangunan di tahun 2023, yang terbagi menjadi lima usulan infrastruktur dan 5 non infrastruktur.
Baca juga :
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
- Tahun Pertama Kepemimpinan Mas Dhito di Periode Dua, Berhasil Kuatkan Layanan Publik hingga Resmikan MPP
- THR ASN Belum Pasti Cair Awal Ramadan, Pemkot Malang Tunggu Dana Transfer Pusat
- Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen
“Pemerintah telah membuat berbagai pola, agar kedua sektor tersebut bisa terselesaikan dengan baik. Karena sejatinya, kebutuhan masyarakat tidak hanya persoalan Infrastruktur saja, tetapi juga mencakup program yang lain,” imbuhnya.
Tomie juga menuturkan, beberapa program yang harus diperhatikan selain persoalan Infrastruktur. “Menurut kami, pengembangan wilayah ini kan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur saja. karena, masih banyak potensi yang bisa dikembangkan melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Bisa melalui potensi pertanian, budaya dan potensi lainnya,” terangnya. (cw1/sit)
















