Kota Malang
Usung Budaya Minangkabau, RSUD Kota Malang Ramaikan Festival Kendaraan Hias

Memontum Kota Malang – Mengusung budaya adat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang turut memeriahkan Festival Kendaraan Hias tahun 2019, yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pada Minggu (25/8/2019) pagi untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 RI.
Direktur RSUD Kota Malang, dr. Umar Usman mengatakan pemilihan budaya Sumbar yang diusung dalam kendaraan hias RSUD Kota Malang, sesuai dengan tema besar pada Festival tahun ini yaitu Menuju Malang Creative City, dari Malang Untuk Indonesia dan Dunia.
Dalam kesempatan tersebut, sebanya 15 orang pegawai dan staf RSUD Kota Malang turut ambil bagian. Kostum dan penampilan yang dibawakan pun juga beragam. Mulai dari berkostum adat Minangkabau, kostum daur ulang, kostum dokter denagn perawatnha, hingga kostum dengan ikon jarum suntik sebagai simbol rumah sakit.
Selain itu juga ada 4 orang penari yang membawakan ‘Tarian Cuci Tangan’ langsung di depang Walikota Malang, Sutiaji beserta jajaran dengan menampilkan 6 gerakan mencuci tangan, yang tentunya semakin memeriahkan acara.
“Performance ini dipilih bukan tanpa alasan, RSUD Kota Malang secara langsung ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gerakan hidup sehat yang dimulai dengan kebiasaan cuci tangan setiap hari,” ujar dr. Umar
Kemeriahan juga berlanjut saat dr. Umar yang juga sejak awal turut duduk di atas kendaraan hias ikut naik ke podium walikota untuk memberikan bingkisan berisi berbagai macam vitamin secara langsung kepada Bapak Walikota Malang, Sutiaji. Bingkisan berupa vitamin ini diberikan sebagai simbol, bahwa RSUD peduli pada kesehatan warga Kota Malang.
Ia mengatakan, kedepannya ia berharap, dengan keikutsertaan RSUD Kota Malang dalam Festival Kendaraan Hias tersebut, masyarakat Kota Malang selalu ingat bahwa RSUD Kota Malang dapat menjadi salah satu alternatif tempat berobat bagi warga Kota Malang.
“Semoga tahun depan dapat berkesempatan mengikuti Festival Kendaran Hias dengan konsep dan penampilan yang jauh lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Lalu yang utama, agar masyarakat Malang tahu bahwa RSUD Kota Malang dapat dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan kesehatan warga Malang,” pungkasnya. (kik/yan)



















