SEKITAR KITA
Kebakaran Gudang PT Unirama Duta Niaga, Petugas Datangkan Bego Pengurai

Memontum Kota Malang – Petugas PMK masih terus berjuang melakukan pemadaman api yang membakar bangunan gudang PT Unirama Duta Niaga di Jl Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Bahkan hingga Kamis (24/9/2020) pukul 23.30, api masih belum juga padam.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, Golly Karyanto saat dikonfirmasi Memontum.com pukul 23.00, mengatakan bahwa tingkat kesulitan pemadaman karena sumber api tertutup reruntuhan tembok. “Sumber api yang berada di bawah tertutup reruntuhan tembok. Sehingga saat kita melakukan pemadaman, air terhalang tumpukan tembok,” ujar Golly.
Karena api terus membara, petugas kemudian mendatangkan alat berat Bego untuk mengurai tembok. “Kami datangkan dua Bego untuk mengurai reruntuhan. Supaya air bisa langsung ke sumber api,” ujar Golly.
Ada 18 mobil Damkar yang melakukan pemadaman dari siang hingga malam ini. Diperkirakan sudah menghabiskan 540.000 liter air ” Ada 18 mobil Damkar. Masing-masing sudah mengisi ulang 10 kali. Bisa dihitung berapa banyak air yang telah digunakan karena satu unit berisi 3000 liter air. Coba dihitung saja, 18 × 10 × 3000. Kami datangkan Bego supaya api bisa segera dipadamkan. Saat ini juga sedang gerimis. Semoga bisa membantu proses pemadaman,” ujar Golly.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gudang penyimpanan PT Unirama Duta Niaga di Jl Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (24/9/2020) pukul 12.15, terbakar hebat. Bahkan dalam sekejap gudang seluas 400 m2 tersebut roboh hanya menyisakan bagian depan yang digunakan untuk kantor. Kerugian diperkirakan Rp 20 hingga Rp 25 miliar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Puluhan karyawan sudah berhasil keluar dari gudang. Selain itu para karyawan juga banyak yang berada diluar gudang sedang sedang istirahat kerja. Karena besarnya api, tidak hanya petugas PMK Kabupaten Malang saja yang datang melainkan juga dari PMK BPBD Kabupaten, PMK Kota Malang, PMK Grendel dan PMK Bentoel serta PMK Kota Batu datang ke lokasi melakukan pemadaman.
Informasi Memontum.com bahwa gudang tersebut berisikan tisu, popok, parfum, kosmetik dan makanan ringan serta barang-barang lainnya. Saat kejadian, para karyawan sedang istirahat siang. Informasinya , lampu sempat mati hingga dinyalakan mesin genset.
Belum diketahui secara pasti, apa penyebab kebakaran. Namun api awalnya terlihat kecil di bagian belakang gudang. Mengetahui ada kebakaran, para karyawan mencoba memadamkan dengan APAR. Namun api cepat merambat semakin besar. Para karyawan kantor terlihat keluar sambil mengamankan dokumen-dokumen penting dan kendaraan supaya terhindar dari amukan si jago merah.
Kapolsek Karangploso AKP Bambang Sidik Ahmadi SH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kejadian sekitar jam 12.00, saat karyawan istirahat sehingga kondisi gudang kosong. Informasinya listrik sempat padam. Beberapa karyawan melihat kepulan asap. Tiba-tiba sudah membesar. Terdengar letupan-letupan. Sempat dipadamkan dengan APAR. Namun tidak mampu api semakin besar hingga gedung roboh,” ujar AKP Bambang.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. ” Masih melakukan penyelidikan. Masih menunggu apinya padam tuntas. Karena barang-barang tertumpuk bangunan masih mudah terbakar. Saat ini kita datangkan tim inafis. Nantinya kalau penyelidikan belum tuntas akan kita lanjutkan dengan Tim Labfor Polda Jatim,” ujar AKP Bambang. (gie)













