Kota Malang
Sikapi Vaksinasi Kewilayahan, Kadinkes Kota Malang Himbau Koordinasi dengan Puskesmas Terdekat

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya lakukan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd imunity. Salah satunya dengan mencanangkan sistem vaksinasi perwilayah.
“Jadi nanti sistem vaksinasi kita ada reguler dan non-reguler. Untuk yang reguler itu wilayah, dalam hal ini Puskesmas yang bekerjasama dengan RT, RW, dan Lurah setempat,” ujar Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, Sabtu (17/07).
Baca Juga:
- Bapenda Kota Malang Pastikan PKB Tak Naik, Realisasi Opsen Sudah Capai 39,3 Persen
- SPPG di Kota Malang Hentikan Sementara Layanan MBG, Koordinator SPPI Sebut Terkendala Pencairan
- Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Posko Disdukbud Diserbu Wali Murid
Namun dikatakan mantan dirut RSUD Kota Malang itu, pelaksanaan vaksinasi per wilayah disesuaikan dengan jumlah vaksin yang tersedia.
“Karena sasarannya kan masih banyak, jadi kami sampaikan pada pak Lurah maupun pak Camat bahwa vaksinasi secara kewilayahan itu menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin. Artinya begitu vaksin ada nanti kita sebar ke wilayah,” terangnya.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya menginginkan kesamarataan pembagian vaksinasi secara kewilayahan.
“Kan tidak mungkin kita di Kelurahan (sebut saja) A yang dituntaskan, kemudian yang lain tidak. Bisa terjadi konflik dan pertanyaan di tengah masyarakat nantinya,” tambahnya.
Oleh karena itu dr Husnul menyarankan perangkat daerah setempat untuk berkoordinasi dengan Puskesmas yang membawahi lingkungan tersebut. Agar vaksinasi secara kewilayahan bisa berjalan maksimal. “Silahkan Rt, Rw, maupun Lurah berunding dengan Puskesmas yang ada di wilayah mereka. Bagaimana sistemnya supaya semua masyarakat di kelurahan tersebut bisa tervaksin,” ujar dr Husnul. (mus/ed2)
















