Kota Malang
Kota Malang Naik Level 3, Begini Kata Wali Kota Sutiaji

Memontum Kota Malang – Akibat bertambahnya kasus Covid-19, Kota Malang kini naik menjadi Level 3 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga diperpanjang hingga 21 Februari 2022 mendatang.
Merespon hal itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan bahwa dirinya tetap sama, yaitu tidak pernah berfikir mengenai levelling. Karena menurutnya, yang paling penting yakni waspada dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).
“Kita tidak pernah berfikir tentang levelling. Mau Level 1 atau Level 4, yang penting tetap waspada. Prokes ditaati, minimal pakai masker,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (15/02/2022).
Baca juga:
- Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027
- Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon
- Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional
- Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian
- Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan
Dirinya juga menjelaskan, Kota Malang atau Malang Raya menjadi Level 3, karena transmisi penambahan jumlah kasus positif Covid-19. wali Kota Sutiaji juga berpesan, agar tidak ada manipulasi data disaat kondisi yang seperti ini. Masyarakat dihimbau agar tidak abai dan remeh, dengan kondisi saat ini.
“Jangan takut dengan positif rate kita. Bertambahnya cepat, tapi yang penting ada treatment. Sehingga, percepatan berkaitan dengan kesembuhan. Masyarakat tidak boleh cemas, tetap mematuhi Prokes dan tidak boleh mengabaikan atau memandang remeh,” tambahnya.
Menurutnya, jika Orang Tanpa Gejala (OTG) memungkinkan untuk isolasi mandiri di rumah tidak masalah. Namun, jika tidak memungkinkan dihimbau untuk ke Isolasi terpadu (Isoter). Jika di Isoter sudah tidak ada gejala, segera mungkin bisa keluar, begitu pula ketika di rumah sakit (RS).
“Saat ini, jika dilihat dari BOR RS di Kota Malang, masih diangka 30 persen dari jumlahnya sekarang. Bukan 700, karena semua sudah dikurangi,” katanya.
Dirinya berharap, agar masyarakat tidak berkumpul dan tetap memakai masker kemanapun. Dirinya memprediksi, virus Covid-19 akan segera landai, di akhir Februari atau awal maret. (cw2/sit)
















