SEKITAR KITA
Gerakan Pemuda Sidoarjo Gelar Aksi Penolakan BBM

Memontum Sidoarjo – Gelar aksi unjuk rasa oleh puluhan pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Sidoarjo (GPS), digelar di Depan Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Senin (11/04/2022) pagi. Dalam orasinya, massa menolak kelangkaan minyak goreng serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan kenaikan PPN.
Ketua Aksi Unjuk Rasa, Ifan Alexander, mengatakan bahwa persoalan naiknya harga minyak goreng yang hingga kini masih melonjak, serta ketersediaan stok barang yang masih belum seimbang dengan kebutuhan pasar, agar diselesaikan pemerintah.
“Tuntutan kami ini murni suara rakyat dan atas penderitaan yang dilakukan pemerintah yang semena-mena terhadap rakyatnya,” ungkap Ifan, disela aksi unjuk rasa.
Baca juga :
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
- Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan
- DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Disisi lain, Ifan juga mengkhawatirkan, jika masyarakat tidak segera bergerak, pemerintah kemungkinan juga akan mencabut subsidi BBM jenis pertalite. “Bila masyarakat tidak bersatu, maka tidak menutup kemungkinan Pertalite juga akan naik. Hal itu kemungkinan alokasi belanja negara yang sedang terfokus pada proyek IKN,” paparnya.
Dalam aksi unjuk rasa itu, massa juga melakukan aksi teatrikal. Massa aksi, pun ditemui Ketua DPRD, H Usman, dengan didampingi perwakilan dari Komisi A, B dan D. Saat menemui GPS, Usman menyampaikan pihaknya berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. (zal/sit)
















