Kabar Desa
Jaga Ruang Publik, Kawasan CFD Lumajang Dilakukan Kerja Bakti

Memontum Lumajang – Pemandangan beda terlihat di kawasan Car Free Day (CFD) Lumajang, Minggu (15/02/2026) tadi. Dalam serangkaian aktivitas tersebut, juga dilakukan aksi kerja bakti bersama. Pelaksanaan itu, tentunya menegaskan kembali pentingnya ruang terbuka publik sebagai infrastruktur sosial yang memiliki fungsi strategis bagi pembangunan daerah.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengatakan bahwa kualitas ruang publik sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. “Ruang terbuka publik adalah milik bersama. Ketika kita menjaganya dengan disiplin dan tanggung jawab, kita sedang membangun budaya peduli lingkungan yang akan dirasakan manfaatnya oleh semua,” katanya.
Dirinya juga menambahkan, bahwa kondisi Alun-alun Lumajang mencerminkan karakter masyarakat. “Alun-alun adalah wajah daerah. Kebersihan dan kerapian kawasan ini menunjukkan seberapa besar kepedulian kita terhadap lingkungan dan terhadap sesama pengguna ruang publik,” tambahnya.
Baca juga :
Sebagai ikon daerah, Ketua TP PKK menambahkan bahwa Alun-alun berfungsi sebagai etalase Lumajang. Kesan pertama yang terbentuk dari kebersihan, tata taman dan keteraturan kawasan, akan memengaruhi persepsi pengunjung terhadap kualitas pengelolaan daerah secara keseluruhan.
Karena itu, lanjutnya, penguatan fungsi ruang terbuka publik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha dan masyarakat. Kebersihan tidak dapat bergantung pada satu pihak, melainkan menjadi komitmen kolektif seluruh pengguna kawasan.
Dengan kesadaran bersama yang terus ditumbuhkan, imbuhnya, Alun-Alun Kabupaten Lumajang diharapkan semakin optimal sebagai ruang sosial yang sehat, produktif, dan membanggakan. “Sekaligus, menjadi simbol budaya tertib dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat,” ujar Ketua TP PKK Dewi. (kom/adi/sit)
















