Pamekasan
Jelang Nataru, 17 Destinasi Wisata Pamekasan Beroperasi Tanpa Batasan Pengunjung

Memontum Pamekasan – Menjelang Hari Natal dan tahun baru (Nataru), sebanyak 17 destinasi wisata di Kabupaten Pamekasan-Madura, akan beroperasi dengan kapasitas 100 persen tanpa adanya batasan pengunjung. Hal itu, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, melalui staf Bidang Pariwisata, Agus Widyansyah.
“Untuk tahun ini, PPKM terakhir itu Pamekasan Level 1. Sedangkan untuk itu, 17 destinasi diperbolehkan buka 100 persen. Akan tetapi, nantinya tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.
Baca juga :
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Agus Widyansyah juga menambahkan m, bahwasanya untuk dua tahun sebelumnya, wisata di Kabupaten Pamekasan, tidak diperbolehkan untuk buka. Karena pada saat itu, awal-awal pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, khusunya Kabupaten Pamekasan.
“Untuk saat ini, Pamekasan Level 1 sesuai dengan edaran Bupati. Kebelakang, akan melihat perkembangan baik edaran dari pusat dan daerah. Kalau ada aturan baru, maka kami akan lakukan perubahan kebijakan lagi,” tambahnya.
Agus Widyansyah juga menjelaskan bahwa dari 17 destinasi wisata tersebut, terdiri dari beberapa wisata. Diantaranya, wisata alam, wisata pantai, wisata religi, serta wisata bukit. (azm/sit)















