Lumajang
Setelah Tertutup Material Vulkanik Gunung Semeru, Jalur Curah Kobokan Lumajang Kembali Bisa Dilalui

Memontum Lumajang – Jalur Curah Kobokan, Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, akhirnya kembali dibuka untuk masyarakat umum setelah adanya normalisasi dan pembersihan material vulkanik Gunung Semeru. Hal ini, disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat dikonfirmasi di Posko Pengungsian Desa Penanggal, Jumat (09/12/2022) tadi.
“Jalur Curah Kobokan sekarang sudah bisa difungsikan, tapi masih terbatas dengan melihat cuaca dan keadaan kendaraan, juga harus menyesuaikan,” terang Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.
Bupati Lumajang juga menerangkan, bahwa jalur yang sebelumnya terkubur oleh material vulkanik Gunung Semeru, itu kini sudah bisa dilewati. Tidak hanya roda dua, namun kendaraan roda empat pun juga sudah bisa melalui jalur alternatif penghubung Kabupaten Lumajang-Kabupaten Malang ini.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
“Baru hari ini alat berat bisa mengurai jalur itu. Menjadikan jalur Kajar Kuning bisa dilewati kendaraan roda empat, sedangkan jembatan Gladak Perak taktis belum bisa digunakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, tetap mengimbau masyarakat yang akan melintasi jalur Curah Kobokan untuk tetap mematuhi arahan petugas, karena cuaca yang tidak menentu terjadi di puncak Gunung Semeru .
“Tapi tetap kondisional, harus tetap mematuhi imbauan dari petugas apa bila cuaca di atas Semeru tidak memungkinkan dan jalur harus ditutup, saya mohon masyarakat juga mematuhi,” imbaunya. (kom/adi/gie)
















