Kabupaten Malang
Rapat Paripurna Penyampaian Pidato, Bupati Malang Ajak Selaraskan Visi Misi Nasional dan Provinsi

Memontum Malang – DPRD Kabupaten Malang menggelar rapat paripurna dengan agenda ‘Penyampaian pidato sambutan Bupati Malang hasil pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024’ di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Senin (03/03/2025) tadi. Hadir dan memimpin langsung rapat paripurna, Ketua DPRD Malang, Darmadji, bersama tiga orang Wakil Ketua serta dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi bersama Wakil Bupati, Hj Lathifah Shohib, Forkopimda Kabupaten Malang dan Bakorwil III Malang, mewakili Gubernur Jatim.
Mengawali paripurna, Ketua DPRD menyampaikan agenda pelaksanaan rapat. Termasuk, kehadiran sejumlah anggota DPRD Kabupaten Malang. Seusai sambutan pembuka, Bupati Sanusi pun menyampaikan pidato sambutannya.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa pada akhir tahun 2024 lalu, Kabupaten Malang telah melaksanakan Pilkada serentak, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Malang. Alhamdulillah, kita patut bersyukur bahwasanya segala proses demokrasi tersebut secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar. Hingga pada 20 Februari 2025, Bapak Presiden, Prabowo Subianto secara resmi telah melantik 961 Kepala Daerah dari 481 daerah, termasuk melantik saya Drs HM Sanusi MM sebagai Bupati Malang dan Ibu Dra Hj Lathifah Shohib, sebagai Wakil Bupati Malang Masa jabatan Tahun 2025 hingga 2030,” kata Bupati Sanusi.
Seiring dengan amanah yang sudah diberikan, tambah Bupati Sanusi, dirinya pun mengajak semua elemen yang ada di Kabupaten Malang, untuk berjuang bersama-sama saling bahu-membahu dan bersatu padu membangun Kabupaten Malang untuk mencapai Visi ‘Terwujudnya Kabupaten Malang yang Maju, Sejahtera, Berdaya Saing dan Berkelanjutan dengan Semangat Gotong Royong berdasarkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika’.
Lebih lanjut, Bupati Malang juga menegaskan mengenai Misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun 2025-2030. Yakni, pertama, mewujudkan transformasi sosial melalui peningkatan kesejahteraan sosial, peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan kebutuhan dasar. Dua, mewujudkan transformasi ekonomi melalui pembangunan ekonomi inklusif dan produktif yang berkelanjutan serta ramah lingkungan. Tiga, mewujudkan transformasi tata kelola pemerintahan dalam pembangunan berkesinambungan.
Kemudian Misi pembangunan ke Empat, memantapkan stabilitas ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta ketahanan sosial budaya dan ekolog. Dan terakhir atau lima, mewujudkan pembangunan kewilayahan dan infrastruktur yang merata, berkeadilan, berkualitas, ramah lingkungan untuk mewujudkan kesinambungan pembangunan.
Baca juga :

“Visi Misi Kabupaten Malang ini juga telah diselaraskan dengan Visi Misi (Asta Cita) Nasional dan Visi Misi
Provinsi Jawa Timur. Sehingga, ini akan menjadi dasar bagi kami dalam menentukan program dan rencana strategis pembangunan Kabupaten Malang berkelanjutan ke depan,” terang Bupati Sanusi.
Dalam pidatonya itu, Bupati Malang juga menyampaikan beberapa perhatian terhadap masalah utama terkait indikator makro. Seperti, pertumbuhan ekonomi, rasio gini, tingkat pengangguran terbuka, indeks pembangunan manusia hingga presentase tingkat kemiskinan.
“Dalam mewujudkan tujuan dan untuk menindaklanjuti capaian makro agar menjadi semakin baik, tentu diperlukan peran serta, kerja keras dan dukungan dari seluruh komponen yang ada. Saya menyadari betul, keberadaan kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Malang, bukan apa-apa tanpa dukungan dari seluruh elemen,” imbuh Bupati Malang, mengakhiri pidatonya.
Sementara itu, Gubernur Jatim dalam sambutannya yang dibacakan Bakorwil III Malang, memberikan beberapa poin penekanan. Diantaranya, mewujudkan efisiensi aktifitas penyelenggaraan pemerintahan, namun tetap memberikan pelayanan prima pada sektor-sektor pelayanan kepada masyarakat serta tetap menjaga dan menyesuaikan ketercapaian Indeks Kinerja Utama (IKU) dengan menggali dan meningkatkan pengelolaan potensi daerah. Kemudian, mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Termasuk, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Bulan Ramadan ini serta membuat program mudik gratis untuk Hari Raya Idul Fitri 1446 H, yang terintegrasi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.
“Menjaga kondusifitas untuk iklim investasi, keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) baik di tingkat peternak sampai pasar hewan. Memberikan dukungan dan mengambil langkah-langkah yang maksimal dalam upaya peniadaan korupsi, termasuk dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa. Serta, menjalin hubungan kerja dengan DPRD dalam rangka mengembangkan kebijakan daerah yang dapat membawa peningkatan dan kemajuan daerah yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya Gubernur Jatim. (sit/adv)











