KREATIF MASYARAKAT

New Hybrid Orchid Hadirkan Anggrek Gajah Baru dari Persilangan Dua Jenis Anggrek

Diterbitkan

-

BERSAMA: Perwakilan dari Team Dody Christanto bersama Hj Sautik, pemegang Hak Paten Anggrek Gajah Baru dengan sertifikat dari Royal Horticultural Society (RHS) International. (ist)

Memontum Malang – Gajah Baru resmi mempersembahkan New Hybrid Orchid, yang merupakan hasil persilangan dari dua jenis Anggrek berbeda yang berhasil menciptakan varietas unggul dengan karakteristik khas dan diberi nama, ‘Gajah Baru’, Minggu (31/08/2025) tadi. Kehadiran Anggrek hibrida baru yang beralamat di Jalan Probolinggo No.162, Desa Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, tentunya semakin memperkaya perbendaharaan Anggrek dunia, khususnya yang berasal dari Indonesia

Perlu diketahui, Anggrek hibrida seperti Gajah Baru ini merupakan hasil silangan dari dua atau lebih varietas, spesies, genus yang berbeda. Tidak hanya itu, Anggrek hibrida seringkali beradaptasi dengan baik terhadap berbagai kondisi rumah. “Bahkan, banyak spesies membutuhkan perawatan yang lebih spesifik,” kata pemegang hak paten Anggrek Gajah Baru, Hj Sautik.

Baca juga :

Prestasi ini, tambahnya, semakin membanggakan karena New Hybrid Orchid ‘Gajah Baru’ telah terdaftar secara resmi di Royal Horticultural Society (RHS) International, yang bermarkas di London, Inggris, tertanggal 18 Agustus 2025. Hasil karya dari bercocok tanam Anggrek hibrida ini, membutuhkan waktu selama 4 hingga 5 tahun. Mulai dari proses awal persilangan sampai registrasi Internasional hingga mendapatkan sertifikat internasional.

“Keberhasilan pembudidayaan tanaman Anggrek jenis baru ini tidak terlepas atas keterlibatan Team dari Mr Dody Christanto,” imbuhnya.

Advertisement

Kini, ujarnya, Gajah Baru telah menjadi ikon kebanggaan internasional, bukan hanya bagi keluarga besar Gajah Baru. Tetapi juga bagi para pecinta Anggrek, di berbagai negara. Bahkan, untuk lebih jelasnya atas keberadaan Team dari Mr Dody Christanto, bisa dilihat di

ig:dodychristanto. (sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas